Reno Apriyanto digiring polisi saat baru saja tertangkap. Foto: Safix

Batamxinwen, Batam – Setelah sempat buron selama 14 hari, akhirnya, Unit Reserse Kriminal Polsek Sekupang dibantu Satuan Reskrim Polresta Barelang berhasil menangkap satu dari dua pelaku pengeroyokan terhadap Immanuel Sihombing (50), seorang mantan petinju.

Salah satu pelaku yang ditangkap adalah Reno Apriyanto (33). Ia ditangkap di Bengkong pada, Rabu, 20 Januari 2021. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan. Polisi juga mengamankan satu unit motor dan satu setel baju yang digunakan saat pengeroyokan sebagai barang bukti. “Iya benar satu pelaku sudah berhasil kita amankan kemarin sore di kawasan Bengkong. Sementara satunya lagi masih kita lakukan pengejaran,” kata Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian pada Batamxinwen.com.

Dijelaskan AKP Yudi Arvian, akibat pengeroyokan menggunakan senjata tajam jenis pisau dan kapak itu, korban mengalami luka serius pada bagian kepala, lengan, perut, dan punggung korban akibat tikaman senjata tajam dari para pelaku.

“Kronologisnya, korban sempat cekcok dengan para pelaku masalah batas rumah ruli yang mana korban mengatakan kepada pelaku bahwa pelaku telah melewati batas lahan rumah ruli miliknya,” katanya.

Sementara, Reno Apriyanto mengaku emosinya tersulut ketika rasa sakit hatinya ketika Immanuel mengeluarkan kata-kata kasar saat mereka cek-cok masalah lahan pembatas rumah liar.

“Saya emosi waktu dia (korban) memaki bapak saya dan memukul keponakan saya,” ujarnya.

Reno Apriyanto kini mendekam di sela tahanan Mapolsek Sekupang. Ia dijerat pasal 170 ayat 2 Sub 1e, 2e KUHP Jo pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara. (Safix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here