Cuaca Buruk Pesawat Tujuan Batam di Alihkan

Lionair MLI 737 MAX Artwork

BATAMXINWEN.COM — Akibat cuaca buruk berupa hujan melanda Batam seharian penuh sehingga jarak pandang pilot hanya 500 meter di bandara Hang Nadim, Pesawat Lion JT-927 dari Denpasar Bali dialihkan (divert) ke Pekanbaru.Sabtu(04/03/2017).

“Cuaca buruk sehingga JT-927 dari Denpasar Bali dialihkan (divert) ke Pekanbaru. Pesawat mendarat di Pekanbaru pukul 11.12 WIB, kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam.

Pesawat tersebut, kata dia, seharusnya mendarat di Hang Nadim pukul 10.20 WIB, namun karena cuaca buruk sehingga sempat berputar-putar diatas Batam sebelum mendarat di Pekanbaru.

“Saat hendak mendara di Batam jarak pandang di bawah 500 meter. Pilot sempat menunggu cuaca membaik, namun akhirnya memutuskan pendaratan di Pekanbaru,” kata dia.

Sementara itu, dua pesawat lain masing-masing Lion Air JT-971 dari Surabaya yang seharusnya mendarat pukul 10.20 WIB baru bisa mendarat di Batam sekitar pukul 11.20 WIB.

Untuk Citilink QG-9570 dari Bandara Soekarno Hatta yang seharusnya mendarat pukul 10.30 WIB, baru bisa mendarat di Batam pukul 11.26 WIB.

“Tadi cuaca sempat membaik sehingga kedua pesawat itu bisa mendarat dengan sempurna. Saat ini kondisinya masih hujan dan mendung,” kata Suwarso.

Sebenarnya, Bandara Internasional Hang Nadim Batam sudah dilengkapi dengan ILS (Instrument Landing System) untuk membantu pilot mendaratkan pesawat saat cuaca kurang mendukung seperti siang ini.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga memiliki landas pacu hingga 4,025 kilometer yang memberikan kemudaan dalam pendaratan.

“Namun semua keputusan saat cuaca kurang mendukung ada di tangan pilot,” kata Suwarso.

Bandara Hang Nadim merupakan fasilitas milik Badan Pengusahaan Batam yang setiap hari melayani sekitar 140 kali penerbangan baik domestik, internasional, maupun kargo.(red/tan).

Sumber:Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here