Camat Belakangpadang, Yudi Admaji, didampingi Lurah Tanjungsari, Eko Wiryono, dan Bhabinkamtibmas Bripka Yuli menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) pada 49 murid TK Hang Tuah III Belakangpadang, Rabu (4/12). Foto: BX/ist

Batamxinwen, Batam – Senyum polos terpancar dari wajah 49 murid TK Hang Tuah III Belakangpadang dan 89 murid TK Bhayangkari Belakangpadang ketika menerima Kartu Identitas Anak yang diantarkan ke sekolah mereka, Rabu (4/12).

Walau mereka belum paham betul apa fungsi KIA, perasaan senang dan bangga tergambar dari sikap mereka. Apalagi yang menyerahkan adalah Camat Belakangpadang, Yudi Admaji, didampingi Lurah Tanjungsari, Eko Wiryono, dan Bhabinkamtibmas Bripka Yuli.

Senyum polos terpancar dari wajah 49 murid TK Hang Tuah III Belakangpadang ketika menerima Kartu Identitas Anak yang diantarkan ke sekolah mereka, Rabu (4/12). Foto:BX/ist

Menurut Yudi Admaji, pembuatan KIA ini sesuai surat edaran dari Disduk yang meminta siswa dari dua Paud dan TK di Belakangpadang untuk dibuatkan KIA.

“Berikutnya nanti akan kita data juga di Paud Bougenfile dan Paud Salsabila Kampung Baru,” ujar Yudi Admaji pada Batamxinwen.com, Rabu siang.

Dijelaskan Yudi Admaji, KIA berlaku hingga anak berusia 17 tahun. KIA juga bisa digunakan ubtyk mengurus kepesertaan BPJS , buka rekening, mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dll.

“Saat di usia 17 tahun nanti anak akan merekam sidik jari dan kornea mata, kemudian KIA akan digantikan menjadi e-KTP,” ujar Yudi.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Hang Tuah III, Arlita Savina S.Pd.I mengaku senang murid-murid kini memiliki kartu identitas yang dapat digunakan untuk berbagai keperluam dalam berbagai kepentingan.

“Selain itu, dengan adanya KIA ini kita bisa makin mudah mengenali murid dan bisa mencegah terjadinya penculikan anak,” kata Wanita berhijab yang akrab disapa Bunda Sofi oleh murid-muridnya ini. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here