9 Benda Ini Tidak Boleh Dipakai Bersihkan Layar Ponsel, Nomor 8 Malah Sering Digunakan

Ilustrasi membersihkan ponsel.

BatamXinwen – Ada beragam faktor dan penyebab layar kotor, bisa karena ponsel terjatuh, layar terkena noda, debu, sidik jari, minyak dan lain sebagainya. Apabila layar ponsel dirasakan kurang nyaman, maka kita akan membersihkannya.

Menjaga kejernihan layar ponsel sering kali dilakukan dengan cara mengusap-usap menggunakan kain, tisu dan benda lain. Hal itu dilakukan akan layar menjadi bersih dan nyaman saat digunakan.

Perlu diketahui, layar ponsel merupakan barang dengan kandungan beragam jenis kandungan kimia sehingga tidak boleh sembarangan dalam mengusap ataupun membersihkannya. Ada beberapa benda yang tidak disarankan untuk digunakan karena bisa membahayakan.

Baca Juga: Kalahkan Ajax Amsterdam, Tottenham Tantang Liverpool Final Liga Champions

Nah, inilah beberapa benda yang tidak diperbolehkan untuk mengelap atau membersihkan layar ponsel Anda yang dikutip dari KompasTekno dari Cnet, Kamis (9/5/2019).

 

  1. Kertas dapur/ paper towel

Benda yang umum digunakan sebagai penyerap minyak atau cairan lain ini memiliki permukaan yang lebih lebar dan lebih kasar dibandingkan tisu sehingga rawan menggores layar.

 

  1. Pembersih kaca

Ponsel-ponsel keluaran terbaru biasanya dilindungi oleophobic coating atau hydrophobic coating untuk melindungi layar dari zat oleo (oli/minyak) dan hydro (air). Lapisan pelindung ini bisa terkikis oleh zat pembersih kaca.

 

  1. Pembersih makeup

Mungkin jarang pemilik smartphone membersihkan layar ponsel mereka dengan cairan pembersih makeup. Beberapa jenis makeup cleaner memiliki kandungan zat yang bisa merusak layar elektronik.

 

  1. Alkohol

Ketika ingin membersihkan sesuatu, alkohol menjadi satu pilihan yang paling umum. Namun, ternyata cairan tersebut berbahaya bagi permukaan layar smartphone karena mempercepat pengikisan pelindung layar smartphone. Alkohol juga bisa meninggalkan bekas noda di layar.

Baca juga: Limbah B3 Menumpuk di Batam, Bea Cukai Bantah Persulit Keluarkan Izin

  1. Semprotan udara/ compressed air

Beberapa pemilik smartphone mungkin ada yang memanfaatkan alat ini untuk membersihkan layar ponsel mereka dari debu. Namun, udara bertekanan tinggi bisa merusak komponen lain yang sensitif tekanan pada ponsel, seperti misalnya mikrofon.

 

  1. Deterjen dan sabun

Penggunaan deterjen dan sabun biasa dicampur dengan air. Nah, air yang berlebihan bisa merembes ke smartphone dan merusak komponen di dalamnya, terutama ponsel yang tidak anti-air. Sebaiknya gunakan sedikit air di kain yang halus saja untuk membersihkan layar.

 

  1. Cuka

Sebagian orang mungkin menyarankan cuka sebagai pembersih. Namun, lagi-lagi, lapisan oleophobic bisa terkiris oleh zat ini. Jika terpaksa, sebaiknya larutkan cuka dengan air terlebih dahulu dengan proporsi setidaknya 50:50.

Baca juga: Bom Molotov Warnai Kericuhan Rapat Pleno Pemilu di Lombok Tengah

  1. Tisu basah

Sebagian tisu basah memiliki zat disinfektan berupa alkohol untuk membunuh kuman. Efeknya sama dengan alkohol dalam botol, bisa merusak lapisan pelindung layar.

 

  1. Cairan pembersih lainnya

Cairan pembersih mengandung berbagai aneka zat aktif yang efeknya bisa jadi merusak untuk layar ponsel. Sulit untuk mengetahui dengan pasti, oleh karena itu sebaiknya dihindari saja.  Lalu, apa yang bisa pengguna pakai untuk membersihkan layar ponsel dengan aman ? Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Cnet, Jumat (2/5/2019), pengguna bisa membersihkan layar smartphone menggunakan kain microfiber yang memiliki serat halus.

Kain microfiber banyak dijual di toko-toko dan umum digunakan sebagai lap kecil untuk membersihkan kacamata. Microfiber efektif membersihkan noda seperti minyak dan sidik jari dari layar ponsel. Namun, dengan penggunaan berulang, bisa saja partikel debu atau benda keras lain terselip di serat microfiber sehingga berpotensi menggores layar. Oleh karena itu, sebaiknya cuci juga kain microfiber secara rutin. []

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here