Mindo Tampubolon BX/Icank Posmetro

Batamxinwen, Batam – Hari pertama setelah mendekam di sel khusus Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam, terpidana seumur hidup pembunuh istri sendiri Mindo Tampubolon langsung mendapat kunjungan dari kerabatnya.

Bekas Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Kepri itu dijebloskan ke Lapas Batam, Rabu 26 Juni 2019, setelah diringkus Tim Intelijen Kejaksaan RI dan Kejaksaan Negeri Batam berakhir di rumahnya Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung sekitar pukul 21.30 WIB.

Pascapenangkapan di Lampung, Mindo langsung diterbangkan ke Batam dan dimasukan dalam sel khusus Lapas Batam, tepat pukul 16.35 WIB.

Di hari ini Jumat 27 Juni 2019 adalah hari pertama Mindo menghirup udara dari balik jeruji lapas. Dia pun langsung mendapatkan kunjungan dari temannya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam Surianto mengatakan, hari ini Mindo langsung mendapat kunjungan dari dua orang temannya.

“Data yang terekam di sistem data kunjungan yang datang adalah temannya,” kata Surianto kepada Batamxinwen.

Menurut Surianto, pihak lapas sesuai aturan memberikan kesempatan pertemuan itu. Pertemuan dilakukan sekitar pukul 14.29 WIB dan dilakukan tidak lebih dari 10 menit. “Ya dipertemukan Mindo dan dua rekannya itu,” katanya lagi.

Mindo Tampubolon BX/Icank Posmetro

Surianto menyebut, dua temannya itu adalah anggota kepolisian. Satu seorang polwan dan satu orang lain adalah seorang polisi laki-laki.

“Dari institusi polri, satu polwan dan satunya laki-laki polisi juga,” tulis Surianto melalui pesan singkatnya.

Entah apa yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan di ruang kunjungan umum itu, namun yang pasti pertemuan itu dilakukan dan dalam penjagaan sesuai standar operasional yang berlaku.

Mindo Tampubolon harus mendekam di lapas seumur hidupnya karena terbukti bersalah merencanakan pembunuhan terhadap istrinya Putri Megah Umbo.

Mindo dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor 1691K/PID/2012 tanggal 12 September 2013 tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana yang dilakukan secara bersama sama dengan Gugun Gunawan alias Ujang dan Rosita alias Ros.(arh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here