BatamXinwen, Tanjungpinang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bintan kini sudah memulai menyelidiki kasus dugaan penyalahgunaan anggaran yang ada di dua dinas yang menjadi bidikan diduga penyalahgunaan anggaran tahun 2015. Rabu (11/7)

Kepala Kejari Kabupaten Bintan Sigit Prabowo mengatakan, saat ini kita lagi melakukan penyelidikan dari Dinas PMD dan Dinas PU, saat ini kita belum bisa menyatakan secara subtansi, yang jelas untuk di dinas PU sendiri ada bangunan yang sudah jadi namun tidak dipergunakan yang artinya bangunan tersebut dinyatakan mangkrak.

” Kita masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk PMD kita masih mencari nominal anggarannya sedangkan untuk Dinas PU ada pembangunan gedung Publik yang mana sudah bangunan sudah jadi tetapi tidak dipergunakan dan kita akan telusuri kenapa bangunan tersebut tidak terpakai yang mana bangunan menggunakan anggaran APBD 2015 sebesar Rp. 12 Milyar” katanya

Terkait penyelidikan dugaan adanya penyalahgunaan anggran 2015 saat ini penyidik Kejari Kabupaten Bintan memanggil 5 Orang untuk dimintai keterangannya termasuk Kontraktor bangunan tersebut.

Bahkan untuk mengetahui kerugian negara belum bisa disebutkan dimana pihak Kejari harus menggandeng ahli audit BPKP untuk mengetahui kerugian tersebut.

” Kita sudah panggil beberapa orang untuk dimintai keterangannya namun, untuk kontraktor itu sendiri tidak mengindahkan panggilan kita. Sedangkan untuk mengetahui kerugian negara kita akan meminta audit BPKP untuk menghitung berapa kerugian negara dari anggaran Rp. 12 Milyar tersebut” jelasnya

Sigit menambahakan, untuk mengetahui itu. tidak bisa langsung menyebutkan berapa kerugian dalam bangunan tersebut nanti pihak Audit yang akan menilainya dan kalau kita liat dari segi bangunan tersebut tidak tercapai aspek dalam arti bukan bangunan yang tidak selesai, bangunan tersebut terselesaikan tapi jika masyarakat tidak terlayani itu juga bisa dikatakan adanya indikasi kecurangan dimana salah satu indikasi korupsi itu ada masyarakat yang tidak terlayani, tutupnya. (Yli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here