ADEPSI Kabupaten Lingga Pecah Dua

BATAMXINWEN.COM, Lingga- Wadah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia(ADEPSI) Lingga dikabarkan pecah dua, namun kebenaran adanya perpecahan tersebut dibantah langsung oleh ketuanya Ardi Ahmad bahkan menyatakan dirinya masih menjabat secara struktural dan kolegial sah dan diakui Dewan Pimpinan Pusat. Kamis(23/03/2017).

”Hingga saat ini saya adalah ketua resmi baik tersirat maupun tersirat sesui dengan SK yang kita kantongi,” tegas Ardi saat dijumpai di ruang kerjanya oleh awak media.

Menurut Ardi adanya pertemuan dan pemilihan yang di gagas oleh 49 Kepala Desa se-Kabupaten Lingga itu sah-sah saja, bahkan Ardi secara pribadi mengaku senang dan mendukung akhirnya terbentuk suatu wadah dimana di dalamnya terdapat sejumlah kepala se-Kabupaten Lingga, bukan hanya itu Ardi mengaku siap untuk membantu apabila sewaktu-waktu tenaganya di butuhkan oleh kawan-kawan kepala Desa yang sudah membentuk wadah perkumpulan di Kabupaten Lingga.

”Secara undang-undang silahkan kalau mau membentuk wadah, namun kalau wadah ini menamakan diri ADEPSI saya minta jangan dulu karena kami masih ADEPSI yang sah dan sesui peraturan yang berlaku,”terang Ardi sambil menunjukkan SK DPC ADEPSI Lingga yang di tanda tanggani oleh Ketua DPD ADPSI Kepri Yusuf Firdaus dan Sekretaris ADEPSI Kepri Drs Azmi Marsalin.

Sementara itu, Ditempat terpisah Kepala Desa Musai H Sidiq yang di konfirmasi membenarkan bahwa pada Rabu (22/3) sejumlah Kepala Desa mengadakan pertemuan dan membentuk kepengurusan ADEPSI baru.

Hal ini di lakukan sebab ADEPSI di bawah kepemimpinan Ardi di nilai tidak begitu serius dalam memperjuangakan hak-hak perangkat Desa di Kabupaten Lingga khususnya dalam pembinaan maupun dalam tata kelola administrasi, Sidiq menambahkan dirinya hanya memfasilitasi sebagai moderator saja sedangkan wacana pemilihan merupakan keingginan semua Kepala Desa yang hadir saat itu di Kantor Aula Bupati Lingga di Daek Lingga.

”Yang mengusulkan bukan saya, waktu itu semua kepala desa yang setuju di lakukan pemilihan hingga akhirnya di lakukan pemilihan.”ujar Sidiq.

Kepala Desa Sungai Raya Radiansyah yang merupakan Ketua terpilih dalam forum Kepala Desa yang berlangsung di Daek Lingga mengaku, tidak ada niat sedikitpun untuk mengambil alih ADEPSI di bawah ke pemimpinan Ardi Ahmad, pria yang akrap di panggil dengan nama Iwan ini mengaku dirinya hanya ikut di calonkan oleh para peserta musyawarah Kepala Desa se-Kabupaten Lingga, Iwan mengaku bersyukur akhirnya forum mempercayakan pada dirinya untuk duduk sebagai Ketua yang pada kesempatan itu forum hasil musyawarah menyepakati bernama ADEPSI.

”Saya terpilih setelah unggul dari 3 calon yang lain,saya sangat berterima kasih dan berupaya untuk menjaga amanah yang sudah di percayakan kepada saya,”ujar Iwan.

Saat di singgung terkait adanya pihak yang keberatan dengan nama ADEPSI dibawah kepemimpinan dirinya Iwan mengaku menyerahkan semua kepada Forum musyawarah yang di ikuti oleh 49 Kepala Desa, sebab pada saat dirinya di calonkan bersama 3 calon yang lain pada saat itu sudah di sepakati bahwa forum tersebut di berinama ADEPSI Kabupaten Lingga.

Berdasarkan data yang berhasil di himpun musyawarah yang di ikuti oleh 49 Kepala Desa dari 75 kepala Desa se-Kabupaten Lingga terdapat empat orang calon 1 Herman Kades Cempa, 2 Nasar Kades Mensanak, 3 Radiansyah Kades Sungai Raya dan 4. Jaya Kades Pekaka. (jhony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here