Batamxinwen, Batam – Selain mempolisikan Dorkas Lominori yang kini menjadi tersangka atas dugaan penggelapan, pengacara DR Hartono melayangkan somasi atau peringatan pertama terhadap Andi.

Halaman satu Somasi Dr Hartono kepada Andi

Kepada BatamXinwen Hartono menjelaskan, somasi tersebut dilayangkan lantaran kantor yang dijanjikan Andi kepadanya yang terletak di Ruko Central Sukajadi Blok B I Nomor 10 Batam tidak berjalan sesuai janji sebelumnya. Sebab, belakangan diketahui, kantor yang dijanjikan Andi telah terjadi permasalahan hukum. Antara Hartono dengan Dorkas Lominori.

Halaman dua Somasi Dr Hartono kepada Andi

“Kami berharap, dengan adanya somasi pertama kami ini kepada saudara Andi, agar substansi perihal untuk segera mengeluarkan barang-barang milik kantor kami atau sebagaimana terurai di dalam surat somasi yang kami layangkan untuk segera diindahkan,” kata Hartono Kamis (4/10).

Lebih jelas dikatakan Hartono kepada wartawan dan juga di dalam surat somasi itu, 2015 silam, somasi perihal yang sama sudah dilayangkan. Yakni, agar seluruh barang milik kantor advokat (item-item barang ada di dalam somasi) segera dikeluarkan. Dan bangunan yang menjadi atau termasuk dalam renovasi tersebut dihancurkan segera.

Atas somasi 2015 itu tambah Hartono, terkesan tidak diindahkan. Hingga saat ini kembali melayangkan somasi. ”Saya sangat merasa dirugikan atas hal ini. Jika tidak diindahkan, kami segera melaporkan hal ini ke polisi dengan dugaan persengkongkolan/konspirasi,” kata Hartono.

Dalam surat somasi tersebut, Hartono ikut mengirimkan ke Polresta Barelang, Pemko Batam, Dinas Perizinan Kota Batam, dan Dorkas Lominori sebagai tembusan.

Sampai berita ini dimuat, belum dapat dimintai tanggapan Andi. Wartawan masih berupaya untuk menghubungi Andi.(ag)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here