Agar Jujur Bayar Pajak, Hotel, Restoran dan Tempat Hiburan di Batam Dipasangi Tapping Box

Petugas dari Disperindag Kota Batam memasang alat transaksi di Cafe Dangas, foto : Rega/BX

BatamXinwen, Batam – Guna mendukung transparansi pembayaran pajak oleh wajib pajak. Seluruh Hotel, restoran dan tempat hiburan di Kota Batam akan dipasangi alat perekam transaksi tapping box.

Alat tersebut berfungsi untuk mencatat atau menangkap semua transaksi yang kemudian tercetak oleh printer point of sales. Dengan alat ini dipastikan tidak akan ada kebocoran transaksi wajib pajak. Setiap hotel, restoran, ataupun tempat hiburan tidak akan dibebani biaya apa pun dalam sistem ini.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan saat ini sejumlah Hotel, tempat hiburan dan restoran di Batam telah dipasang alat transaksi tapping box.

“Saat ini yang sudah terpasang ada 251 titik tapping box di Batam,” ujar Azmansyah, kepada BatamXinwen, Sabtu (20/10).

Dikatakan Azman, saat ini pemasangan alat transaksi tersebut masih berjalan. Pihaknya, setiap hari menargetkan pemasangan tapping box di sembilan titik tempat usaha yang masuk kategori Pariwisata.

“Hingga akhir tahun 2018, kami menargetkan tapping box terpasang di 500 titik. Mudah – mudahan bisa terealisasi,” katanya.

Selain itu, sambung Azman, pihaknya juga berkoordinasi dengan para pengusaha yang belum memasang tapping box ditempat usahanya.

“Pemasangan alat transaksi  ini wajib. Saat ini ada beberapa yang sudah terpasang diantaranya Resto Central-Sukajadi, Bistro Godiva di Kepri Mall, Baresto Cafe di BCS Mall, Planet 2 Newton KTV, D’Steam Resto, dan beberapa tempat lainnya,” ucapnya.

Kendati demikian dengan adanya alat tapping box para pengusaha wajib di pungut sesuai dengan UU dan peraturan daerah (perda) Batam. Namun, di singgung banyaknya para pengusaha melakukan charge ke customer dengan mengatas namakan pajak daerah. Sehingga dana tersebut tidak di setor ke kas negara.

“Itu sudah masuk pelanggaran dan termasuk penggelapan pajak. Kita akan tindak kalau ada pengusaha melakukan seperti demikian,” kata Azmansyah.(rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here