Ilustrasi: merdeka.com

Batamxinwen, Batam – Unit Reserse Kriminal Polsek Batam Kota membekuk seorang ayah berusia 53 tahun yang berdomisili di Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota. Sebut saja namanya Kumbang (disamarkan). Ia dibekuk polisi karena diduga mencabuli, Bunga (disamarkan) yang masih berusia 14 tahun, anak kandungnya sendiri.

Menurut Kapolsek Batam Kota AKP Nidiya Astuty melalui Kanit Reskrim Ipda Yustinus Halawa, pencabulan yang dilakukan Kumbang terhadap Bunga sudah berlangsung sejak tahun 2020 lalu hingga akhir April 2021.

“Terakhir, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban pada tanggal 30 April 2021,” kata Ipda Yustinus pada Batamxinwen.com, Senin (3/5).

Dijelaskannya, pertama kali, Kumbang melakukan pencabulan itu dengan mengancam Bunga menggunakan sebilah pisau dapur. Di bawah ancamanĀ  ayah kandungnya itu, Bunga hanya bisa pasrah membiarkan ayahnya menggerayangi tubuh lalu mencabulinya hingga berulang kali. Pencabulan itu kerap dilakukan di waktu pagi saat ibu Bunga pergi ke pasar.

“Setelah berhasil melakukan pencabulan pertama, pelaku kemudian melakukan pencabulan dengan mengancam menggunakan kata-kata saja. Tidak menggunakan pisau lagi,” ujar Ipda Yustinus.

Hingga akhirnya Bunga tidak tahan lagi dengan pencabulan yang dialaminya. Ia kemudian menceritakan perbuatan bejat ayahnya kepada ibunya. Tidak terima, sang ibu kemudian langsung melaporkannya ke Mapolsek Batam Kota. Setelah menerima laporan pencabulan tersebut, polisi kemudian berhasil membekuk Kumbang pada Minggu (2/5).

Atas perbuatannya, Kumbang dijerat Undang-undang No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Ancaman hukumannya paling singkat lima tahun dan paling banyak 15 tahun penjara,” tutup Ipda Yustinus. (Shafix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here