ASN Batam dan Keluarganya Dilarang Mudik atau Keluar Daerah selama Pandami Covid-19

Wali Kota Batam M. Rudi saat konpers di Balai Kota, Kamis (19/2). Foto: BX/Rega.

Batamxinwen, Batam – Aparatur sipil negera (ASN) Pemerintah Kota Batam dan keluarganya dilarang mudik atau melakukan keluar daerah selama pandemi covid-19. Wali Kota Batam Muhammad Rudi menerbitkan surat edaran nomor 13 tahun 2020 tentang Pembatasan Bepergian Keluar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik bagi Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Rabu (8/4).

“Untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran, serta mengurangi resiko covid-19 yang disebabkan oleh mobilitas penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain di Indonesia, agar ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian keluar daerah dan/atau kegiatan mudik lainnya sampai dengan wilayah NKRI dinyatakan bersih dari covid-19,” ujar Rudi dalam surat edaran tersebut.

Hal ini dilakukannya sebagai tindak lanjut dari surat edaran Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah Dan/Atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 Yang ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, Senin, 6 April 2020 kemarin. SE ini merupakan perubahan atas SE Menteri PANRB nomor 36 tahun 2020.

Namun, bagi ASN yang terpaksa untuk bepergian keluar daerah harus terlebih dahulu mendapatkan izin Wali Kota Batam.

“Bagi pelanggar, dikena sanksi disiplin tingkat berat, penurunan nilai sasaran kerja pegawai, dan pemotongan tunjangan,” tandas Rudi.

Dalam SE tersebut, Rudi juga meminta bawahannya selalu menggenakan masker di manapun berada dan memberikan informasi yang positif tentang covid-19 kepada masyarakat, serta menghindari kabar bohong alias hoaks. (Ependi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here