BatamXinwen, Batam – Peristiwa kebakaran yang dialami ratusan warga yang bermukim di rumah liar (liar) di kawasan Baverly Batam Center, tidak hanya menimbulkan korban kerugian harta dan benda saja, namun juga menimbulkan sebuah kebutuhan bagi korban.

Khususnya mereka yang memiliki anak yang berusia lima tahun ke bawah.

Berdasarkan data yang dihimpun Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kepri diketahui ada 40 bayi dibawah lima tahun (batita) dan 100-an bayi lima tahun (balita) yang turut menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

“Jumlah sementara yang kita himpun, ada 40 bayi dan 100-an balita. Ini data sementara, kita masih akan data kembali,” jelas Mia, seorang petugas Tagana Kepri yang ditemui BatamXinwen, Sabtu(14/7).

Untuk itu, tambahnya, selain baju ganti dan konsumsi, para batita dan balita ini perlu tambahan makanan yang hingga kini masih dicari oleh tim. Diantaranya Susu, pempers, dot, hingga Selimut.

“Kebutuhannya itu yang paling utama dan kita sedang usahakan,” jelasnya.

Sementara itu, Bunda Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kepri,  Hj Noor Lizah Nurdin yang ditemui di lokasi menyebutkan akan berkoordinasi dengan institusi terkait untuk memenuhi semua kebutuhan korban kebakaran .

“Kita sangat sedih atas kejadian ini, meski demikian kita jangan larut dan harus sabar serta tabah. Untuk kebutuhan khusus tadi, kita sedang upayakan memenuhi semuanya. Yang terpenting adalah anak-anak kita selamat dan tercukupi asupannya,” jelasnya. (iman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here