Tug Boat (TB) BSP III melakukan pengisian BBM jenis solar secara ship to ship ke KM Anugerah Brothers (AB) tanpa dilengkapi dokumen niaga. Foto: BX/ist

Batamxinwen, Batam – Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Trisula Bakamla RI dengan kapal patroli Catamaran 503, menangkap dua kapal yang diduga terlibat aktifitas perdagangan BBM Ilegal di Perairan Tanjung Sauh, Batam, Sabtu (7/12).

Kasubbag Humas Bakamla Letkol Bakamla Mardiono dalam keterangan tertulisnya mengatakan, penangkapan itu dilakukan karena saat diperiksa petugas patroli, Tug Boat (TB) BSP III sedang melakukan pengisian BBM jenis solar secara ship to ship ke KM Anugerah Brothers (AB) tanpa dilengkapi dokumen niaga.

“Tanpa dilengkapi dokumen niaga sehingga dapat diduga kapal telah melanggar Pasal 374 jo 406 KUHP atau Pasal 53 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,” Ujar Mardiono, Kamis (12/12).

Lanjut Mardiono, dari pengakuan Nakhoda TB BSP III, solar sebanyak kurang lebih 8 ton yang dijual ke KM AB berasal dari solar yang secara resmi dibeli oleh PT BSP III dari Pertamina sehingga perusahaan PT BSP III dirugikan.

“Disepakati jual-beli BBM secara illegal seharga Rp 5.000 per liter.¬†Transhipmentilegal yang dilaksanakan oleh kedua kapal tersebut dipergoki oleh kapal patroli Bakamla Catamaran 503 di wilayah Tanjung Sauh, Batam, kemudian diamankan ke KN Bintang Laut dan disandarkan ke Pangkalan Bakamla Barelang,” ujar dia.

Selanjutnya Mardiono mengatakan, Bakamla RI masih akan terus melakukan patroli rutin di wilayah perairan Kepulauan Riau dan seluruh wilayah Indonesia untuk memberantas aktifitas perdagangan BBM secara illegal yang banyak terjadi di wilayah Kepri dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya Bakamla RI untuk menciptakan kondisi wilayah perairan Indonesia yang aman bagi seluruh pengguna laut dan bersih dari aktifitas illegal apapun,” pungkasnya.

Kedua kapal hasil operasi kemudian diserahkan kepada Direktorat Polair Polda Kepri guna pendalaman pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut dan PT BSP sebagai pihak yang dirugikan telah melapor ke Ditpolair Polda Kepri. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here