Batam Sebagai Pilot Project Pengembangan Transportasi Perkotaan. Foto : istimewa

Batamxinwen, Batam – Kota Batam menjadi salah satu pilot projek pengembangan transportasi perkotaan yang diberi nama Sustainable Urban Transport Indonesia Nationally Appropriate Mitigation Action (Sutri Nama) di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto saat menandatangani MoU proyek transportasi perencanaan kota Batam di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Isdianto, Proyek  Sustainable Urban Transport Indonesia Nationally Appropriate Mitigation Action (Sutri Nama) ini merupakan program yang bertujuan agar kota-kota di Indonesia dapat berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim.

“Caranya melalui kebijakan transportasi dan proyek infrastruktur yang berkelanjutan yang didukung oleh program nasional transportasi perkotaan,” ungkap Isdianto

Menurut Isdianto, ruang lingkupnya proyek transportasi perkotaan yang berkelanjutan yang mencakup 5 (lima) kota percontohan, salah satunya Batam.

“Selain Bandung, Pekanbaru, Makassar dan Semarang. Pengembangan transportasi berkelanjutan terpadu, untuk menyukseskan pengembangan kota dan membentuk kota yang semakin nyaman harus kita dukung,” Isdianto.

Dijelaskan Isdianto, Indobus adalah Indonesian Bus Rapid Transit Corridor Development Project. Program ini merupakan komponen teknis tambahan dari program Sutri Nama untuk memberikan bantuan teknis kepada kota percontohan untuk melaksanakan Sistem Bus Rapid Transit (BRT) dengan lajur khusus.

“Dengan dipilihnya Batam sebagai pilot project, diharapkan moda transportasinya semakin baik. Selain itu juga bisa menjadi percontohan daerah-daerah lain, baik di Kepri maupun kota-kota lainnya,”ungkap Isdianto

Nantinya, melalui program transportasi ini  dapat meningkatkan perkembangan transportasi berkelanjutan terpadu untuk menyukseskan pengembangan kota dan membentuk kota yang semakin nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here