Foto : istimewa

Batamxinwen, Batam – Petugas Bea dan Cukai Bandara Hang Nadim, Kota Batam, kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang disimpan di Dubur oleh salah satu calon penumpang pesawat Lion Air tujuan Surabaya, pada Kamis (20/2/2020) lalu.

Kepala Bidang BKLI KPU BC Batam, Sumarna, mengatakan awalnya Bea Cukai Batam mendapat informasi dari Bea Cukai Tanjung Mas Jawa Tengah (informasi dari BNNP Jawa Tengah), bahwa terdapat penumpang maskapai yang diduga akan membawa sabu.

“Kemudian petugas BC Batam menganalisa data reservasi tiket dan mencurigai tiket atas nama Fajar Edi Saputra (25) WNI pada penerbangan lion JT 970 tujuan Surabaya,” jelas Sumarna, Selasa (25/2).

Selanjutnya, Petugas bea dan cukai bandara Hang Nadim Batam melakukan profiling terhadap penumpang Fajar Edi Saputra dan langsung bergerak menuju ke ruang tunggu bandara hang nadim.

Sumarna menambahkan, Penumpang didapati berada di ruang tunggu A8, dan petugas langsung memeriksa barang bawaan tersebut.

“Saat dilakukan pemeriksaan ternyata tidak mendapatkan hasil, maka dilakukan pemeriksaan badan. Dan petugas Bea Cukai Batam membawa penumpang tersebut ke RS. Awal Bros untuk dilakukan Rontgen,” tambah Sumarna.

Setelah dilakukan Rontgen didapati 3 benda asing seberat 303 Gram menyerupai kapsul di duga sabu nampak pada citra rontgen yang disimpan dalam dubur penumpang tersebut.

Tersangka kemudian dibawa ke KPU Bea dan Cukai Batam untuk dilakukan pemeriksaan mendalam, dan selanjutnya diserahkan ke BNNP Kepulauan Riau untuk proses lebih lanjut. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here