BatamXinwen, Batam – Aksi penyelundupan barang-barang yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi atau ilegal, kian marak di wilayah Provinsi Kepri.

Kali ini Bea dan Cukai menegah dua kapal yang membawa barang-barang ilegal di dua lokasi yang berbeda.

BX/Istimewa Bea Cukai

Dimana tangkapan pertama, Bea dan Cukai melalui Satgas Patroli menggunakan Kapal Patroli BC30001 mengamankan kapal disekitar perairan Pulau Pandang, Sumatera Utara.

Di sini, petugas menegah Sarana Pengangkut KM. BT 1 GT 33 berbendera Indonesia, yang membawa muatan barang larangan untuk diimpor berupa ballpress sekitar 430 Bale tanpa dilindungi dokumen manifest kapal.

Kepala Kanwil DJBC Kusus Kepri Rusman Hadi melalui Bagian Humas Bea Cukai Karimun Refly Feller dalam keterangan tertulisnya mengatakan dari hasil keterangan, nakhoda kapal yang diketahui berinisial E mengatakan Kapal KM BT 1 bertolak dari Pelabuhan Port Klang dengan tujuan Pantai Cermin Belawan.

“Di atas kapal KM BT 1 ada lima awak kapal. Selanjutnya dilakukan penindakan dan telah diserahterimakan kepada Tim Satgas Patroli BC 9002 untuk dibawa ke Pangkalan Sarana Operasi BC Belawan, Kanwil DJBC Sumut guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

BX/Istimewa Bea Cukai

Sementara itu, tambahnya, ditempat berbeda Bea Cukai Kepri menggunakan Kapal Patroli BC30004 di Perairan Sinaboi menegah kapal KM. Saudara bendera Indonesia dari Malaysia tujuan Dumai dengan nakhoda inisial A dan 2 anak buah kapal bermuatan barang campuran berupa “Food Supplement” , Charger/Electric Cigarette Component
dan barang lainnya tanpa dilindungi dokumen manifest dan dokumen kapal yang sah juga ikut diamankan.

“Selanjutnya Kapal KM Saudara dan 3 awak kapal bertolak menuju KPPBC Dumai dikawal oleh Kapal speed BC 10001 guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here