BEI Dorong Masyarakat Kepri Gemar Menabung Saham

Batamxinwen, Batam – Dengan nilai kapitalisasi lebih dari Rp. 7.200 triliun, Pasar Modal Indonesia menyimpan potensi investasi dan ekonomi yang besar bagi masyarakat. Sayangnya, inklusi pasar modal atau keikutsertaan masyarakat Kepri masih rendah.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kepulauan Riau Evan Octavianus Gulo kepada Batamxinwen, di Batam, Selasa (29/1) sore.

“Kapitalisasi Pasar kita sudah lebih dari Rp.7,200 triliun. Namun masyarakat Kepri yang masuk ke pasar modal hanya 11.551 orang, masih minim jumlahnya,” ujar pria enerjik yang biasa disapa Evan ini.

Kehadiran kantor perwakilan BEI yang terletak di Ruko Mahkota Raya Blok A No 11 Batam itu, menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat daerah ini serta mendorong gerakan gemar menabung saham bagi semua lapisan masyarakat, melalui program edukasi dan sosialisasi yang intens

“Misi utama kami adalah edukasi secara gratis bagi masyarakat Kepri agar mendapatkan pengetahuan dan memanfaatkan peluang seputar investasi di Pasar Modal Indonesia. Sekarang ini, kami ada dua program edukasi secara rutin tiap bulannya, yaitu sekolah pasar modal khusus untuk masyarakat awam dan klinik saham khusus bagi investor yang ingin mendalami,” jelasnya.

Dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi yang digalakkan, pihaknya selalu mengajak instansi terkait untuk berkolaborasi, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan sekuritas dan lainnya, sehingga literasi atau pemahaman masyarakat terhadap potensi dan keamanan perdagangan saham semakin membaik.

“Setidaknya BEI Kantor Perwakilan Kepri secara rutin minimal 10 kali jadwal kegiatan baik bagi masyarakat awam dan investor di Kepri. Jadwal edukasi bagi masyarakat awam dapat dilihat melalui IG kami @idx_kepri,” lanjut Evan.

Di luar itu, Kantor Perwakilan BEI yang juga dikenal dengan singkatan IDX (Indonesia Stock Exchange) juga menyelenggarakan kelas 2 jam di hari kerja (malam hari) untuk mengakomodir jam kerja karyawan yang dengan sistem bergilir (shift) dan berhalangan ikut pada hari weekend.

“Bagi kami, tidak ada perbedaan investor dengan modal yang besar maupun yang kecil. Semua orang bisa berinvestasi di Pasar Modal Indonesia, kami siapkan edukasi untuk semua kalangan, termasuk edukasi kepada karyawan instansi, anggota asosiasi/himpunan, komunitas, sekolah, kampus dan lainnya,” kata Evan.

Menurut Evan, kantornya selalu membuka pintu untuk semua masyarakat yang hendak mendalami mekanisme perdagangan saham di BEI.

“Silakan datang ke kantor kami yang ada di Batam Center, kami senantiasa dengan senang hati berbagi pengetahuan tentang pasar modal dengan teman-teman,” tegasnya.

Dia menambahkan, “Modal untuk mulai berinvestasi saham di pasar modal sangat terjangkau mulai dari Rp.100.000 saja.” (Ependi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here