BatamXinwen.com, Batam – Akbar Ibrahim (11) ditemukan tewas tenggelam dibekas galian tambang pasir ilegal di Kampung Tua Jabi, Nongsa, Jumat (18/5) sekira pukul 18.00 wib.

Kapolsek Nongsa Kompol Albert Perwira Sihite membenarkan kejadian tenggelamnya bocah tersebut. Ia mengatakan jajaran Polsek Nongsa turun ke lokasi melakukan pencarian setelah mendapat informasi dari masyarakat.

“Akbar ditemukan meninggal dalam kolam bekas galian, sekitar pukul 17.50 WIB. Jenazahnya kemudian dibawah ke RS Bhayangkara,” kata Albert, Jumat (18/5) saat dikonfirmasi BatamXinwen.com

BX/Istimewa. Akbar Ibrahim (11) ditemukan tewas tenggelam dibekas galian tambang pasir ilegal di Kampung Tua Jabi, Nongsa, Jumat (18/5) sekira pukul 18.00 wib.

Berdasarkan keterangan, Akbar, Aldi dan Misdar bermain bersama di kolam bekas galian pasir ilegal sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketiganya bermain dalam kolam bekas galian pasir itu menggunakan gabus sebagai pelampung. Keasikan bermain, korban terjatuh lalu meminta tolong karena tak bisa berenang.

“Dua kawan korban mencoba menolong dengan melemparkan gabus sebagai pelampung, namun korban tidak bisa meraihnya,” kata Albert.

Lantas keduanya berlari memanggil salah satu ibu rekan korban yaitu Aldi dan meminta sejumlah warga untuk menolong korban yang telah tenggelam. Sekira pukul 17.00 Wib penyelam lokal tiba dan membantu menyelam ke dasar danau menggunakan kompresor.

“Sekira pukul 17.20 Wib tim Basarnas datang ke TKP melakukan penyelaman dan akhirnya menemukan korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Kasus serupa sebelumnya juga sudah dua kali terjadi pada kawasan bekas tambang pasir ilegal yang berubah jadi danau luas dan cukup dalam tersebut.

“Menurut masyarakat, kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya juga sudah dua kali terjadi hal serupa,” kata dia.(ham/adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here