Anggota DPRD Kota Batam, Tan A Tie (kemeja putih) menujukan dokumen berita acara pengembalian pin emas . (Foto: ist)

Batamxinwen, Batam – Pada Kamis 29 Agustus 2019 silam, Ketua Pengadilan Negeri Batam melantik 50 anggota DPRD daerah itu. Seremoni pelantikan yang digelar dalam forum Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota untuk masa jabatan 2019-2024 itu berlangsung cukup meriah. Hadir sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Pemerintah Kota Batam dan sejumlah elemen lainnya.

Kala itu, para wakil rakyat yang dilantik mengucapkan sumpah kepada bangsa dan negara. Sumpah dan janji itu, juga terucap untuk seluruh warga di daerah. Janji dan sumpah untuk hanya memperjuangkan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang diwakilkan. Elok nian janji dan sumpahnya itu mengusik asa seluruh warga Kota Batam menanti aksi nyata para wakilnya.

Belum lalu tugas berjalan, terungkaplah aksi seorang wakil rakyat akan janji dan sumpahnya itu.

Adalah Tan A Tie, wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Batam I Batam Kota dengan elegannya mengembalikan pin emas yang disematkan di dada kiri saat pelantikan waktu itu. Pengembalian pin emas itu dilakukan secara resmi dengan membuat surat pernyataan.

Bagi Tan A Tie, pin berlapis emas seberat 10 gram tersebut hanya sebuah simbol tak bermakna, jika tanpa aksi nyata bagi masyarakat. Masih ada begitu banyak aksi dan simbol yang bisa dilakukan dalam memperjuangkan pemenuhan kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang diwakilinya.

Kepada Batamxinwen, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengungkapkan soal komitmennya untuk bekerja secara jujur, lurus dan tetap peduli terhadap kondisi masyarakat saat ini. Komitmen PSI adalah dasar dari sikap aksinya sebagai kader, yang menjunjung tinggi perjuangan partai.

“Ya nurani saya berkata demikian, dan itu sejalan dengan sikap dan komitmen partai PSI,” katanya.

Sikap yang dilakukan seorang Tan A Tie menuai sejumlah tanggapan dari konstituennya.

Budiman, seorang warga Kota Batam memberi pujian bahkan sangat salut dengan komitmen dan nilai rasa yang dimiliki Tan A Tie.

Menurutnya, aksi pengembalian pin emas oleh seorang wakil rakyat itu menjadi sebuah contoh tingginya kepedulian dan sikap belarasa dari seorang wakil rakyat kepada rakyatnya. Wakil rakyat seperti inilah, tentu akan menjadi wakil rakyat ideal bagi konstituen yang memilihnya. Tak hanya itu, ada harapan besar rakayat Kota Batam, akan adanya sosok Tan A Tie lainnya di sederet 50 wakil rakyat yang baru saja dilantik.

“Sebagai masyarakat kami sangat mendambakan adanya wakil rakyat yang memiliki sikap peduli rakyat seperti sosok Tan A Tie,” katanya.

Berita Acara pengembalian pin emas Anggota DPRD Kota Batam, Tan A Tie (Foto: Ist)

Setidaknya sikap yang dilakukan Tan A Tie ini bisa menjadi teladan dan cerminan wakil rakyat lainnya yang selalu disapa ‘Yang Terhormat’ di kala bersidang.

Tentunya tak ada kepentingan lain yang harus dibela seorang anggota DPRD selain hanya memperjuangkan kepentingan seluruh warganya tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu, sebagaimana sumpah dan janji yang diucapkanya.(Phendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here