New Freesh Beer di kawasan Nagoya Bussines diduga melanggar aturan Wako Batam selama bulan Ramadan, foto : Bintang/ BX

Melanggar Aturan Wali Kota Batam

Batamxinwen, Batam – Salah satu tempat hiburan malam di Kota Batam ternyata masih leluasa beroperasi menjual minuman keras (miras) dan mengabaikan aturan pemerintah terkait buka tutup tempat hiburan malam sejak awal Ramadan.

Pelanggaran ini ditemukan di New Fresh Beer, yang merupakan fasilitas New Hotel yang berada di kawasan Komplek Nagoya Business Center, tidak jauh dari destinasi wisata hiburan malam Kampung Bule.

Berdasarkan penelusuran Wartawan Batamxinwen.com, petugas hotel tampak bergantian berjaga, di depan pintu masuk New Fresh Beer. Seolah mengintai datangnya petugas keamanan yang sedang berpatroli menertibkan hiburan malam.

“Tenang saja, mudah-mudahan tempat kita aman, New Fresh Beer ada di lantai 6,” ujar penjaga pintu masuk New Fresh Beer, Kamis (22/05) tengah malam.

Saat sampai di lokasi, terlihat miras tetap leluasa dihidangkan beserta alunan musik karaoke yang dinyanyikan lantang oleh salah seorang pengunjung dengan botol dan tower beer yang memenuhi mejanya.

“Perahu layarku, perahu negriku, jangan retak dindingmu,” nyanyi salah seorang pengunjung terbata-bata akibat pengaruh minuman keras, berkaraoke ria menyanyikan lagu gubahan Frangky silahatuha.

Parahnya, ketika dikonfirmasi terkait surat edaran THM selama ramadan, pengurus New Fresh Beer mengaku mengetahui dan dirinya berdalih bahwa tempatnya tetap beroperasional karena merupakan fasilitas hotel.

“Saya mengetahui, tapi ini merupakan fasilitas hotel dan hanya ditujukan untuk tamu hotel saja,” ujar Yanto, Pengurus New Fresh Beer.

Ketika ditunjukkan surat edaran Wali kota Batam tentang pengaturan buka tutup usaha rekreasi dan jasa hiburan malam selama ramadan, Nomor 195/HK/IV/2019, Yanto bergeming dan tersenyum singkat.

“Saya hanya melakukan intruksi dari management,” ujarnya

Lebih parahnya lagi, ketika ditelusuri lebih dalam. Salah seorang karyawan hotel yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa New Fresh Beer sejak awal ramadan tetap beroperasi seperti biasa dan tidak tutup, seolah acuh tidak peduli terhadap edaran pemerintah.

“Puasa pertama tetap buka, belum pernah tutup, beroperasi seperti biasa, karyawan yang lainpun mengeluhkan hal ini, termasuk saya,” keluh salah seorang karyawan New Hotel kepada wartawan Batamxinwen.com

Hal ini sama saja seperti pihak New Fresh Beer mengangkangi aturan pemerintah. Surat edaran secara terang-terangan diabaikan oleh Management New Hotel Batam.

Padahal sudah dtuliskan dalam surat edaran yang dimaksud, bahwa setiap pelaku usaha wajib menutup total seluruh kegiatan usaha jasa rekreasi dan jasa hiburan meliputi panti pijat, Gelanggang Permainan (Gelper), Karaoke, Cafe, Diskotik, Klab Malam, Bar dan PUB, serta SPA baik yang berdiri sendiri maupun yang merupakan fasilitas hotel, dengan ketentuan penutupan tiga hari di awal Ramadhan (H-1 Ramadhan, H Ramadhan, dan H+1 Ramadhan), tiga hari pertengahan Ramadhan (H-1 Nuzulul Quran, H 17 Ramadhan, dan H+1 Nuzulul Quran), dan tiga hari jelang penutupan Ramadhan (H-1 Idul Fitri, H Idul Fitri, dan H+1 Idul Fitri).

Hal ini juga ditegaskan kembali oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki, beberapa waktu lalu sebelum Bulan Ramadhan tiba.

“Saya mengimbau kepada tiap pengelola usaha hiburan malam di Kota Batam untuk mematuhi aturan yang telah berlaku. Aturan ini sesuai dengan apa yang telah disusun oleh pemko, tutup di tiga hari awal, tiga hari pertengahan dan tiga hari akhir,” terangnya.

Sampai saat berita ini dituli, kami terus mencoba melakukan konfirmasi dengan dinas terkait, perihal pelanggaran ini. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here