Kakek Samuan (kaos hijau) foto bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Baloi Permai dan Kader Siaga beserta warga, Sabtu (27/6). Foto: ist

Batamxinwen, Batam – Hampir 5 tahun belakangan, Samuan, kakek berusia 80 tahun ini hidup sebatang kara di sebuah rumah petak berukuran 2,5 X 4 meter di RT 1/11 Kampung Air, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Rumah petak yang ditinggali kakek Samuan sama sekali tak layak huni. Lantainya tanah. Dindingnya triplek yang di beberapa bagian sudah lapuk dan bolong. Begitu juga atapnya. Bocor di sana sini. Kalau hujan turun, air masuk dan membasahi isi rumah petak yang hanya terisi sebuah kasur kusam dan beberapa gelas dan piring.

Kondisi kesehatan kakek Samuan pun memprihatinkan. Ia hanya bisa terbaring di atas kasur kusamnya. Tubuhnya tak terurus. Untuk bertahan hidup sehari-hari kakek Samuan hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar.

“Setiap hari warga bergantian memberi kakek Samuan makan. Kadang tetangganya juga sesekali memandikannya,” ujar Fransiskus, Ketua RT 1/11 Kampung air pada Batamxinwen.com, Sabtu (27/6).

Kondisi kakek Samuan yang serba sulit ini akhirnya sampai ke telinga Kader Siaga dan Bhabinkamtibmas Polsek Batam Kota Kelurahan Baloi Permai.

“Begitu mengetahui ada warga yang butuh bantuan kami langsung berkoordinasi menggalang dana untuk membantu,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Baloi Permai, Brigadir A Rahim pada Batamxinwen.com, Sabtu sore.

Menurut Brigadir Rahim, bantuan digalang dari warga di lingkungan RT/RW Kelurahan Baloi Permai dan seorang pengusaha handphone, Putra Siregar.

Sabtu pagi, rumah petak kakek Samuan pun direnovasi. Atapnya diperbaiki, dindingnya diganti, lantainya pun disemen dan dialas karpet plastik. Kasur kusam dan bantalnyanya diganti yang baru. Beberapa perabotan seperti rak plastik untuk menyimpan baju dan beberapa alat-alat makan pun baru.

Kakek Samuan juga didandani. Ia dimandikan dan rambut serta kumis dan jenggotnyanya dicukur. Kakek Samuan nampak lebih segar dan rapi.

“Terima kasih, sekarang kalau hujan saya tidak kedinginan lagi,” ujar kakek Samuan dengan mata berkaca-kaca.

Brigadir Rahim mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda ini, ia bersama Kader Siaga dan semua perangkat RT/RW dan Babinsa Kelurahan Baloi Permai terus bergerak menyisir warga yang hidup dalam kesulitan.(jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here