Batamxinwen, Jakarta – Hakin Din seorang pria asal India merasa lega setelah benturan yang dialaminya ternyata hanya cidera ringan. Namun, di saat bersamaan, ia juga kebingungan karena tak bisa pulang dari rumah sakit akibat kebijakan lockdown.
Saking pusingnya memikirkan hal tersebut, muncul ide nyeleneh dari sopir ambulans. Hakin diminta untuk pura-pura meninggal sehingga ‘jasat’ nya dapat diantar ke wilayah Jammu ke Kashmir, kampung halamannya.

Tanpa pikir panjang, ia pun menyetujui ide tersebut. Dia meminta surat kematian ke rumah sakit dan pergi bersama tiga orang lainnya menaiki ambulans untuk pulang.

Setelah menempuh perjalanan selama beberapa menit, mobil yang ditumpanginya masih berhasil melewati sejumlah pos. Sayangnya, saat berada di pos penjagaan terakhir sebelum sampai ke Kashmir, polisi curiga akan kematian Hakim. Hal itu karena kain putih yang menutup tubuhnya diangkat dan diketahui bahwa pria berumur 70 tahun tersebut masih bernafas.

“Mobil ambulans diberhentikan pada checkpoint terakhir sebelum mereka sampai ke rumah. Polisi curiga dengan seorang yang terbaring ditutupi kain. Setelah memeriksanya, ternyata dia tidak meninggal,” ujar Kapolres setempat, Ramesh Angral, dilansir dari AFP, Rabu (1/4/2020).

Keempatnya pun ditangkap dan polisi mendakwa mereka dengan pasal penipuan dan pelanggaran lockdown. Hingga Rabu (1/4/2020), jumlah pasien yang positif Corona di India mencapai 1.637 orang dengan 45 kematian serta 148 orang dinyatakan sembuh.(*)

Sumber: Indozone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here