Batamxinwen, Batam – Minggu (17/3) siang Rio Ronaldo (21), rentenir keliling, mendatangi rumah salah satu nasabahnya di bilangan Batuaji. Niatnya untuk menagih pinjaman uang.

Ketika sampai di rumah yang dituju, Rio tidak menjumpai nasabahnya. Hanya seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun yang berada di rumah saat itu.

“Korban memberitahu pelaku jika ibunya sedang pergi,” kata Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe menjelaskan kronologis awal dari aksi pencabulan yang dilakukan Rio di Mapolsek Batuaji, Selasa (26/3).

Mengetahui rumah dalam keadaan sepi niat Rio pun berubah. Ia tidak lagi ingin menagih pinjaman. Pikirannya dirasuki birahi. Rio pun bersiasat. Ia pura-pura ingin ke toilet.

“Pelaku lalu minta korban menunjukan toilet,” ujar Syafruddin.

Saat korbannya menunjukan jalan menuju toilet di dalam rumah, pelaku tiba-tiba mendekap tubuh dan menyumpal mulut korbannya. Pencabulan pun terjadi.

Aksi bejat Rio berhenti ketika paman korban yang siang itu sedang tertidur, tiba-tiba terbangun karena mendengar suara gaduh.

“Pamannya terbangun karena mendengar suara korban melawan,” jelas Syafruddin.

Paman si bocah mendapati ponakannya berada di dekat Rio yang berdiri di samping kamar mandi. Saat itu Rio berkilah jika ingin ke toilet. Aksi Rio pun tak ketahuan.

Beberapa hari setelah kejadian itu, si bocah mulai mengeluh kesakitan pada alat vitalnya. Aksi bejat Rio terungkap setelah si bocah menceritakan apa yang telah ia alami. Sang ibu pun melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke polisi.

Senin (25/3) Rio ditangkap polisi. Di hadapan polisi Rio mengakui semua perbuatan cabulnya.

“Saya khilaf bang. Niat saya timbul waktu saya tahu kalau ibunya sedang tidak berada di rumah,” ujar Rio pada Batamxinwen.com di sela ekspose ungkap kasus Polsek Batuaji.

Kini Rio terancam hukuman penjara selama 12 tahun seperti yamg diatur dalam UndangUndang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menjeratnya. (rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here