Narkotika Provinsi (BNP) Kepulauan Riau lakukan uji urine terhadap Gubernur Nurdin Basirun, Wakil Gubernur Isdianto, Sekretaris Daerah HTS Arif Fadillah/BX/Foto: Ist

Batamxinwen, Batam – Badan Narkotika Provinsi (BNP) Kepulauan Riau lakukan uji urine terhadap Gubernur Nurdin Basirun, Wakil Gubernur Isdianto, Sekretaris Daerah HTS Arif Fadillah seta sejumlah pejabat lingkup pemerintah setempat. Aksi tes urine itu dimaksud untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan barang haram itu oleh pejabat di jajaran pemerintahan.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan ikut dalam uji urine itu untuk memberikan contoh dan teladan bagi seluruh aparatur sipil negara. Selaku aparatur sipil negara, setidaknya ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat, dengan hidup sehat tanpa narkoba.

“Narkotika dan obat terlarang lainnya itu membunuh dan karena itu penting untuk dihindari. ASN harus jadi contoh,” katanya.

Dia juga berharap dengan uji urine ini tidak ada lagi aparatur sipil negara dan pejabat lingkup Pemprov Kepri tertangkap sebagai pengguna narkotika dan obat terlarang lainnya. “Ada sebanyak 291 pejabat eselon II, III dan IV diuji urine hari ini. Dari jumlah itu ada 30 pejabat yg dinyatakan negatif. Selebihnya masih dalam pemeriksaan,” ujar Nurdin Basirun usai tes urine, Senin (24/6/2019).

Kepala Badan Narkotika Provinsi Kepri Richard M Nainggolan, mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan jumlah pengguna. Selain itu juga untuk membangun kesadaran diri menghindari praktik menyimpang dengan mengkonsumsi narkotika dan obat-obat terlarang itu. “Upaya menekan jumlah pengguna narkoba pada saat ini harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga,” katanya.

Dia pun mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu memerangi narkoba agar tercipta masyarakat Kepri yang sehat dan bebas narkoba.(Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here