Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Riau, Yosef Dwi Iwan Prakarsa saat diwawancarai usai acara bertajuk Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi tentang Obat dan Makanan, di Asrama Haji Batam, Kepri, Rabu (20/2) siang. Foto/BX/JPandiangan

Batamxinwen, Batam – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri melimpahkan berkas perkara kosmetik ilegal di Ruko Mitra Raya II Batam Kota ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan menuturkan pelimpahan berkas perkara kosmetik di Mitra Raya II dengan tersangka BI itu dilakukan pihaknya dalam minggu ini.

“Minggu ini baru kita limpahkan ke Kejaksaan Tinggi semoga berkasnya lengkap dan bisa P21,” kata Yosef saat dihubungi Batamxinwen.com, Jumat (17/1/2020).

Dalam pemeriksaan, kata Yosef, tersangka sangat kooperatif. Yosef pun berharap berkas yang dilimpahkan tersebut lengkap (P21).

“Sedangkan untuk pemilik gudang, sampai saat ini masih kami lakukan penyelidikan. Sebab, berdasarkan keterangan dari developer, ada enam nama yang timbul sebagai pemilik ruko,” ucapnya. (rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here