Breaking News: 60 Orang Terdata Berkontak dengan Pasien Positif Corona di Kota Batam

Wali Kota Batam M. Rudi saat konpers di Balai Kota, Kamis (19/2). Foto: BX/Rega.

Batamxinwen, Batam – Wali Kota Batam M. Rudi mengumumkan kasus pertama positif covid19 di Batam dan langkah penanganan yang akan diterapkan secara cepat dan tegas oleh Pemerintah Kota Batam.

Menurutnya, pemerintah bertindak cepat melakukan pelacakan kontak dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Bahwa saat ini, salah satu warga Batam berjenis kelamin perempuan, yang dirawat di ruang isolasi RSD Embung Fatimah Kota Batam, hari ini terkonfirmasi positif virus corona” ujar Rudi dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Pemko Batam, Kamis (19/3).

Menurutnya, yang bersangkutan mempunyai riwayat perjalanan ke Jakarta, Bogor, dan Yogyakarta, dari 22 Februari, kembali ke Batam 4 Maret 2020. (Rega)

Rudi menyatakan, pemerintah segera melakukan contact tracing (pelacakan kontak) terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak fisik dengan pasien positif corona ini, hasilnya lebih dari 60 orang terindentifikasi.

“Sejauh ini, terdata lebih 60 orang yang pernah melakukan close contact (kontak dekat), yang akan dilakukan tindakan karantina dan pengambilan sampel swap,” imbuhnya.

Wali Kota berjanji, mengatasi semua kasus yang positif maupun yang negatif corona hingga tuntas.

“Baik yang terindikasi positif atau negatif, ini mau kita selesaikan, “ katanya.

Rudi mengintruksi Gugus Percepatan Penanganan Covid19 bersama petugas kecamatan, polsek, kelurahan dan RTRW untuk menyisir seluruh warga yang terindikasi gejala penyakit covid19, termasuk batuk, pilek, deman, dan sesak nafas, untuk diperiksa kesehatan. Apabila benar terindikasi covid-19, pasien yang bersangkutan akan dikarantina untuk observasi.

“Kita bawa semua ke rumah sakit periksa, agar Batam ini bersih dari penyakit covid19, kalau tidak muat, saya sudah siapkan asrama haji, berkapisitas 800 orang,” paparnya.

Selain itu, Rudi, yang menjabat Kepala BP Batam, juga meminta jajaran BP untuk menyediakan gedung bekas Bea Cukai yang terletak di Sekupang, untuk dijadikan lokasi tambahan untuk pengamatan dan karantina.

“Saya minta bersihkan gedung itu, nanti jika dibutuhkan, yang kita sisir kita bawa ke situ dan periksa di situ,” tegasnya.

Rudi juga mengimbau, masyarakat Batam untuk bersatu padu melawan virus corona, tidak perlu panik dan khawatir. Apalagi pemerintah dan pengusaha Kota Batam sudah sepakat membantu penanganan covid19 di daerah ini

“Kita jangan takut virus corona, tapi kita harus proteksi diri masing-masing, kalau ingin berantas, harus betul-betul ikuti apa yang disarankan dokter, lakukan social distancing (pembatasan sosial), jaga jarak aman,” katanya.

Jika muncul gejala batuk, pilek, dan demam, masyarakat dianjurkan segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan. (Rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here