Selin (2) akhirnya meninggal dunia setela sehari dirawat di General Intensive Unit RSBK. Foto : istimewa

Batamxinwen, Batam – Selin, balita berusia 2,5 tahun yang ditikam oleh pamannya sendiri di Teluk Bakau, Nongsa, Batam pada Jum’at (4/10) kemarin, meninggal dunia sekitar pukul 11.40 WIB siang, Sabtu (5/10).

Dia meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di ruang General Intesive Care Unit (GICU) Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK).

Pantauan Batamxinwen.com di lokasi tampak keluarga korban menangis histeris dan berulang-ulang menyebut nama bayi itu menggunakan bahasa daerah Batak.

“Innalillahi, bayi itu meninggal karena tusukkan pisau yang sangat dalam menyentuh organ vital sehingga korban kehilangan banyak darah dan nyawanya tak bisa terselamatkan,” ujar salah seorang petugas RSBK.

Untuk diketahui, awalnya korban dan pelaku dilarikan warga ke RS Soedarsono Darmosoewito, Kabil Kecamatan Nongsa. Keduanya kritis dan mendapat perawatan intensif. Usus sang anak (korban) terburai, sedangkan pelaku mengalami pendarahan hebat.

“Karena ususnya anak itu (korban) terburai akhirnya dirujuk ke RS Budi Kemuliaan, sedangkan Pamannya (pelaku) masih di sini di ruang UGD dan dijaga Polisi, untuk lebih jelas silahkan datang esok pagi” kata seorang petugas RS Soedarsono kepada Batamxinwen.com, Jum’at (4/10) kemarin. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here