BatamXinwen, Batam – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kementerian PPPA) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Pemko Batam, menggelar forum fasilitasi pembentukan partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (Puspa) daerah, Selasa (10/7) di hotel Sahid Batamcenter.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemko Batam, Umiyati menyampaikan, Forum Puspa hari ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dan inspirasi antar pemerintah, lembaga masyarakat, pengusaha dan Media untuk saling bersinergi dalam mendukung program unggulan dalam mencegah kejahatan terhadap perempuan dan anak.

“Kegiatan ini juga mensosialisasikan Program unggulan 3ENDS (akhiri), yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan akses ekonomi bagi perempuan,” katanya.

Ia mengatakan, kolaborasi antar semua lembaga dalam menyelesaikan persoalan kekerasan terhadap anak dan perempuan, dianggap penting sebagai upaya untuk menekan dan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak itu sendiri. Disamping itu, perempuan dan anak seringkali menjadi korban perdagangan manusia.

“Forum Puspa ingin melahirkan perspektif dan peran aktif masyarakat untuk mencegah fenomena tersebut,” tuturnya.

Kesenjangan ekonomi menjadi salah satu faktor yang kerap menjadi alasan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kurangnya akses ekonomi yang diberikan kepada perempuan menjadikan mereka seperti dianak tirikan, sehingga berbagai jalan ditempuh untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak lagi.

“Padahal peran perempuan dalam pembangunan di segala bidang tak bisa dipungkiri, namun ketimpangan masih saja terlihat,” ujarnya. (ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here