Batamxinwen, Medan – Layanan smartphone atau telepon selular (ponsel) pintar denga jarinhan 5G diluncurkan tiga perusahaan telekomunikasi asal China.

Langkah tersebut semakin menguatkan ambisi Negeri Tirai Bambu untuk menjadi negara adidaya di bidang teknologi di tengah ketegangan perang dagang dengan AS.

Melalui situs resminya, China Mobile, China Unicom, dan China Telecom, mengumumkan bahwa konsumen mereka di seluruh negeri dapat menikmati layanan internet jaringan kelima yang ultra-cepat, dengan biaya 128 yuan atau sekitar Rp255 ribu per bulan.

China sebelumnya sudah mengumumkan akan meluncurkan layanan 5G untuk mendukung teknologi baru, seperti kendaraan tanpa sopir. Rencana tersebut dipercepat, lantaran ketegangan dengan AS belum juga usai. Terlebih karena kebijakan memboikot perusahaan komunikasi terbesar di China, Huawei.

“China mulai memiliki jaringan 5G secara komersial pada Jumat ini. Cakupan jaringan serta harga layanannya memiliki dampak penting ke seluruh rantai penyediaan,” kata Bernstein, mengutip dari Reuters, Jumat (1/11/2019).

Otoritas China mengatakan bahwa mereka berencana memasang lebih dari 50 ribu BTS (Base Transceiver Station) di 50 kota pada akhir tahun ini. Termasuk kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Hangzhou, yang sudah dapat mengakases jaringan 5G.

Sementara itu, perusahaan teknologi China seperti Xiaomi dan Huawei juga telah meluncurkan produk-produk baru untuk mendukung peluncuran 5G. Huawei mengatakan bahwa pihaknya memprediksi kenaikan pendapatan dari sektor ini pada tahun depan.

Sumber: Sindonews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here