Hendra Asman (kanan kedua) bersama Wakil Ketua Yayasan Samudera Dharma Xiauming, Bendahara Buyong dan anggota Deasy di Cui Kao Pekong Kota Batam. Foto: BX/CF.

Batamxinwen, Batam – Walikota Kota Batam Muhammad Rudi direncanakan akan meresmikan gedung Vihara Samudera Dharma yang terletak di Kampung Tiban Mentarau, Kota Batam, Senin (8/7) besok.

Wakil Yayasan Vihara Samudera Dharma Xiauming pada Minggu (7/7) kepada batamxinwen.com menjelaskan, “Sesuai rencana, Bapak Walikota akan meresmikan gedung baru Vihara Samudera Dharma besok.”

Vihara yang akrab disebut dengan nama Cui Kao Pekong ini, menurutnya, perhelatan peresmian gedung baru rencananya dimulai pada Senin pukul 09.00 WIB.

“Peresmian gedung ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Cui Kao Pekong, jadi paginya peresmian dipimpin Bapak Walikota, malamnya perayaan kesenian ulang tahunnya.” ujar Xiauming.

Dia menambahkan, pembangunan gedung baru vihara tersebut memakan waktu selama 3 tahun dengan luas yang cukup representatif. Diharapkan Vihara Samudera Dharma kedepan bisa menjadi salah satu objek wisata religius bagi turis domestik dan luar negeri.

Selain itu, Bendahara Yayasan Buyong mengatakan, rangkaian perayaan sebenarnya dimulai pada Minggu (7/7). Selama dua hari, umat Buddha yang silih berdatangan diperkirakan mencapai 10 ribu orang.

“Mulai Minggu malam ini sampai Senin malam, panitia akan menyiapkan jamuan bersama, diharapkan umat Buddha di Kota Batam dan sekitarnya dapat berbondong-bondong datang melaksanakan ritual sembahyang dan menghadiri perayaan ini.” katanya.

Pada kesempatan yang sama, batamxinwen.com juga mewawancarai salah seorang anggota legislatif DPRD Kota Batam Hendra Asman yang tengah melaksanakan ritual sembahyang di Cui Kao Pekong.

“Proses pengembangan vihara ini dari sederhana sampai sekarang ini saya ikut, saya melihat ada keseriusan dan kekompakan pengurusnya dalam pengembangan dan penataan vihara ini. Hal ini perlu diapresiasi.” kata Hendra.

Menurutnya, Cui Kao Pekong selain berperan sarana religius, juga berpotensi menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Batam. Sehingga Cui Kao Pekong menjadi aset religius dan wisara milik bersama yang perlu dilestarikan bersama pula.

“Vihara ini cukup banyak kontribusinya untuk kampung di sini dan sekitarnya, sering mengadakan kegiatan baksos, sehingga terjalin hubungan yang cukup baik dengan masyarakat di sekitarnya.” lanjut Hendra yang juga merupakan pengurus yayasan tersebut.

Hendra mengatakan, dengan kehadiran Walikota Batam untuk meresmikan gedung baru Cui Kao Pekong membuktikan atensi yang cukup besar terhadap vihara tersebut. (CF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here