Di halaman parkir inilah mobil mewah Toyota Rush yang dicuri Pelajar SMA. Foto : Bintang/BX

Batamxinwen, Batam – Satu unit mobil mewah dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di depan Vihara, Sei Panas, Sabtu (14/9) pagi tadi, ternyata merupakan mobil yang dilaporkan hilang saat sedang terparkir halaman salah satu sekolah swasta terbesar di Batam.

Sumiyati Kepala Sekolah tempat mobil itu hilang mengatakan, pemilik mobil itu adalah siswanya yang belajar di kelas 12, dan telah dilaporkan hilang pada Jum’at (13/9) kemarin.

“Benar itu milik siswa kami. Polisi juga memberitahu, sudah menangkap pelakunya,” kata Sumi saat ditemui di sekolah.

Sumi mengaku terkejut, pelaku yang ditangkap polisi setelah sebelumnya terlibat aksi kejar-kejaran dan berujung kecelakaan itu, adalah siswanya sendiri yang juga merupakan teman sebangku korban di kelas.

“Setelah kami cek ke Polresta Barelang, pelaku yang ditangkap mengemudi mobil itu juga anak kami yang belajar disini,” kata Sumi.

Adapun kronologi hilangnya mobil tersebut diceritakan Sumi, berawal saat jam pulang sekolah sekitar pukul 15.30 WIB dimana pihaknya menerima laporan bahwa ada mobil siswa yang hilang di parkiran.

Lalu, setelah dilakukan pengecekan di CCTV sekolah diketahui. Mobil itu telah dibawa oleh seseorang saat aktifitas belajar mengajar sedang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB siang.

Namun, dia tidak dapat memastikan apakah pelaku yang terekam CCTV tersebut adalah siswanya yang diamankan polisi atau bukan. Sebab, pelaku menutupi wajahnya dengan tangan.

Sumi terangkan juga, dari pengakuan siswanya yang kehilangan mobil, bahwa kunci mobil itu memang telah hilang di sekolah empat hari sebelum kejadian. Namun, siswanya itu tidak melapor kehilangan kunci ke pihak sekolah karena mengaku masih memliki kunci serap.

“Pelaku yang terekam CCTV kami berbaju kaos putih dan tampak memakai celana putih. Tapi belum tahu yang mengambil itu siswa yang telah ditangkap atau bukan, karena mukanya ditutupi dengan tangan, jadi tidak kelihatan,” terangnya.

Selanjutnya, pada malam harinya kata Sumi, pihaknya bersama korban langsung membuat laporan ke Kepolisian dan pada keesokan harinya menerima kabar dari Polisi bahwa pelaku telah diamankan.

Identitas siswa yang telah diamankan itu sendiri diterangkan Sumi, merupakan siswa yang berasal dari keluarga yang cukup mapan dan tidak pernah bermasalah di sekolah sebelumnya.

Dia pun mengaku masih bingung dengan motif siswanya itu sehingga berani melakukan pencurian tersebut. Apakah itu karena masalah pribadi atau hanya sekedar menjahili teman sebangkunya saja.

Dia juga belum tahu apakah siswanya itu melakukan hal ini sendiri atai bersama siswa lainnya, atau dengan seseorang luar yang bukan dari sekolah.

“Pelaku masih siswa kami dan belum kami keluarkan dari sekolah. Karena kami masih menunggu hasil penyelidikan dari polisi. Kalau memang benar terbukti, kami akan mengambil langkah tegas,” tambahnya. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here