Seorang anggota kepolisian menjaga lokasi kejadian ledakan di Pos Pantau Arus Mudik Joglosemar, Kartasura. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Batamxinwen, Jakarta – Delapan polisi langsung berlari keluar pos polisi Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah langsung keluar pos ketika terjadi ledakan di depan pos polisi, Senin (3/6) malam. Tidak ada korban jiwa dari polisi akibat kejadian itu.

Hal itu dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo, saat konferensi pers ledakan bom Kartasura, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/6).

“Personel Polri berjumlah delapan orang keluar dari pos menghindari ledakan susulan,” kata Dedi.

Dedi menceritakan, kronologi ledakan tersebut berdasarkan keterangan saksi bernama Rangga.

Kata Dedi, saksi melihat langsung kejadian karena kebetulan saat kejadian, saksi membantu aparat kepolisian melakukan pemasangan lampu di pos polisi.

Pada Senin pukul 22.35 WIB, saksi Rangga melihatr pelaku yang mengenakan celana jins dan kaos hitam duduk di depan pos polisi. Terduga pelaku saat itu terlihat menggunakan headset.

“Sekitar 22.45 WIB terjadi ledakan cukup kencang,” kata Dedi.

Akibat ledakan itu, menurut Dedi, pelaku terluka. “Dari CCTV pelaku berjalan ke arah pos tugu Kartasura, dan pelaku meninggalkan sepeda motor,” katanya.

Pada pukul 23.30 WIB, tim Inafis Polda Jawa Tengah datang ke lokasi ledakan untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

Usai mengamankan lokasi, polisi kemudian melakukan evakuasi terhadap pelaku.

“Ketika TKP dinyatakan aman pelaku dievakuasi ke Rumah Sakit di Solo untuk dilakukan perawatan intensif,” katanya.

Sumber: CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here