Dengan Takbir, Wali Kota Batam Lepas Tim Patroli Malam Lebaran

Batamxinwen, Batam – Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Takbir dari Wali Kota sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Batam, Muhammad Rudi mengawali apel gelar pasukan pengamanan malam Idul Fitri 1441 H di Jalan Engku Putri Batam Centre, Sabtu (23/5).

“Malam hari ini adalah puasa terakhir kita. Setelah berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan, hari fitri akan kita sambut besok pagi. Terima kasih pada seluruh tim TNI, Polri, Satpol PP, Dirpam, dan semua yang hadir di sini. Kita bersyukur masih diberi kesehatan dalam rangka melaksanakan pengamanan di Batam,” tutur Rudi.

Patroli pengamanan malam Idul Fitri ini akan dibagi menjadi dua tim. Regu pertama menyisir kawasan Nongsa, Batam Kota, Bengkong, Batuampar, dan Lubukbaja. Sedangkan tim kedua untuk wilayah Sei Beduk, Sagulung, Batuaji, dan Sekupang.

Tujuan patroli ini antara lain untuk memastikan tidak ada warga yang menggelar takbiran keliling. Rudi mengatakan takbiran tetap bisa dilakukan di rumah-rumah ibadah atau masjid.

“Seperti apel sebelumnya, saya titip, jangan sampai terjadi benturan fisik antara kita dengan rakyat kita sendiri. Karena mereka adalah warga kita yang harus kita lindungi,” ujarnya.

Rudi menjelaskan kebijakan Batam tanpa takbiran keliling dan salat Idul Fitri di lapangan ini tak lain dalam rangka memutus mata rantai penularan covid-19. Upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru ini telah berlangsung dua bulan lebih di Kota Batam.

“Kerja berat kita ini sudah dilewati hampir tiga bulan. Hasilnya positif, menurut Menko Maritim penanganan Covid-19 di Batam cukup sempurna meski bukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar). Karena itu Batam akan jadi contoh. Atas kebijakan Presiden, akan mulai dilonggarkan di pertengahan Juni. Ini jadi tugas berat lagi bagi kita, khususnya menjelang 15 Juni nanti. Kita tunjukkan ke masyarakat, kita serius,” papar Rudi.

Ia mengatakan, jelang 15 Juni ini seluruh keramaian akan ditindak tegas. Tak dipilah lagi, apapun keramaian akan ditertibkan. Baik itu tempat ibadah, pasar kaget, mal, kafe, dan sebagainya.

“Seluruh personel akan jadi intelijen. Kalau tak mau dibina, maka akan ditindak oleh tim. Batam yang kita cintai ini, kita yang harus menjaganya. Maka perlu dukungan bersama agar Batam bisa kembali seperti sebelum ada Covid-19 ini,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Rudi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel tim gabungan. Ia juga berpesan agar tetap menjaga kesehatan tubuh dengan menerapkan protokol yang telah ditetapkan.

“Protokol kesehatan ini sebetulnya sangat bagus diterapkan di kehidupan sehari-hari. Jagalah kesehatan kita. Kita yang bisa jaga tubuh kita,” pesan Rudi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here