Surat Tanda Penerimaan Laporan dengan Pelapor Wandi. Foto: Istimewa

Batamxinwen, Batam – Seorang pria bernama Wandi (52) membuat laporan ke Propam Polda Kepri, karena tidak terima diancam akan dibunuh oleh seorang perwira menengah, berpangkat AKBP.

Hal ini diketahui dari laporan yang diterima Batamxinwen dari pelapor, dengan nomor STPL /07/X/2019/Yanduan pada hari Rabu 30 Oktober 2019 pukul 11.30.

Wandi saat ditemui menceritakan, pengancaman itu bermuara dari transaksi jual beli mobil sedan tua miliknya yang dijual kepada terlapor dengan harga berkisar Rp 10 juta.

“Iya awalnya karena jual beli mobil. Surat – surat sudah dikasihkan ke terlapor semua, lalu malah tiba – tiba bilang nggak jadi,” ujar Wandi saat ditemui, Selasa (12/11) malam.

Pembatalan sepihak tersebut tentu saja membuat Wandi kecewa. Pasalnya surat – surat kendaraan itu sudah dipegang terlapor kurang lebih 40 hari lamanya. Kendaraan pun sudah dilihat – dilihat.

Wandi pun mencoba menghungi terlapor dan meminta kejelasan terkait pembatalan yang merugikan dirinya itu. Namun bukan kabar baik yang dia dapatkan, melainkan ancaman akan di penjara secara paksa dan juga akan dibunuh.

“Saat saya telpon, dia malah bentak – bentak menanyakan posisi saya dimana. Terus bilang sudah kordinasi ke salah seorang buat jemput paksa saya. Waktu itu dia bilang, kalau perlu saya dimatikan,” kata Wandi lagi.

Dijelaskan Wandi kalau percakapan pengancaman itu terjadi pada Jum’at (4/10) lalu pada pukul 17.45 WIB sore.

Awalnya dia sempat ragu ingin melaporkan AKBP berinisial Im tersebut. Namun, karena merasa tidak tenang dengan keamanan dirinya, akhirnya ia memberanikan diri mendatangi Polda Kepri melaporkan kejadian tersebut.

“Saya berterima kasih laporan saya bisa ditindak lanjuti oleh Propam. Sebab, selama masa – masa itu saya sempat hidup tidak nyaman karena ancaman itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabidpropam Polda Kepri, Kombes Pol I Gede Mega Suparwitha saat dikonfirmasi menuturkan, pihaknya akan memproses laporan ini.

“Sedang diproses. Anggota sedang melakukan pemeriksaan,” ujarnya. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here