BatamXinwen, Tanjungpinang – Hardiansyah Dani (27) Mahasiswa semester akhir STIE Pembangunan Tanjungpinang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dalam rumahnya di Gang Pulau Pandan Lorong I RT3 RW2, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kelurahan Seijang, Kecamatan Bukit Bestari, Jumat (31/8) sekira pukul 09.00 Wib.

Dari informasi yang dihimpun BatamXinwen di lokasi kejadian, Dani ditemukan pertama kali gantung diri oleh saudari kandungnya Eka. Teriakan minta tolong dari Eka membuat sejumlah tetangga berhamburan keluar rumah.

BX/ foto ham.

Dari informasi tetangga korban, Dani sebelum mengakhiri hidupnya, pertama kali menghubungi kekasihnya melalui aplikasi pesan WhatsApp. Dalam Isi pesan singkat itu menyebutkan, agar kekasihnya itu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarganya.

Dari keterangan tetangga korban, Fahri mengatakan, korban merupakan sosok yang pendiam dan tertutup. Korban kata dia, hanya sesekali berkunjung ke rumah tempatnya mengakhiri hidup.

“Dia (korban) bukan tinggal sini. Dia asli pulau penyengat. Itu rumah kakak dia, jadi sering main kesini,” ujar Fahri.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiroseno ditemui di lokasi kejadian mengatakan, korban diketahui bunuh diri menggunakan ikat pinggang. Ia juga membenarkan, korban sempat menghubungi pacarnya kalau dia hendak gantung diri.

“Korban sempat kirim foto ke pacarnya kalau mau bunuh diri,” kata perwira yang akrab dipanggil Moko itu.

Saat ditanya apa motif korban hingga nekat bunuh diri, jajarannya masih mendalami serta menyelidiki dan akan memeriksa saksi-saksi. Ia mengatakan, korban telah dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk divisum.

“Rencananya akan dibawah ke pulau penyengat untuk dikebumikan,” ujarnya.(ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here