Jajaran Satresnarkoba Polres Bintan mengamankan barang bukti ganja tiga paket besar dari jok motor RH (38). Foto : istimewa

Batamxinwen, Bintan – Jajaran Satresnarkoba Polres Bintan mengamankan warga Kota Tanjungpinang karena diduga menjadi pengedar ganja.

Pria tersebut berinisial RH (38) warga Jalan Kenanga kilometer 2 Tanjungpinang. Ia diamankan petugas pada, Selasa (8/10/2019). Dari tangannya petugas menemukan tiga paket besar dan tiga paket kecil ganja. Ia ditangkap di jalan raya Wacopek, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias menuturkan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di wilayah Bintan Timur. Informasi itupun ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Sesuai ciri – ciri yang kami dapatkan. Pria itu kami amankan di jalan raya Wacopek, Gunung Lengkuas, Bintan Timur. Ia kami tangkap saat mengendarai sepeda motor Honda Vario,” ujar Nendra, Kamis (10/10/2019).

Dari penggeledahan yang dilakukan, kata Nendra, pihaknya menemukan narkotika diduga jenis ganja yang dibungkus dengan lakban warna coklat yang disimpan dalam jok sepeda motor.

“Di dalam motor kami temukan tiga paket besar ganja beratnya sekitar 3 kilogram. Di tas sandang yang dipakainya kami temukan dua paket kecil ganja,” kata Nendra.

Pihaknya, sambung Nendra, kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka di daerah Jalan Kenanga kilometer 3, Tanjungpinang. Hasilnya, petugas menemukan lagi dua paket kecil narkoba jenis ganja dan alat hisap sabu.

“Adapun keseluruhan barang bukti yang kami amankan yakni 3 paket besar ganja dengan berat 3 kilogram, 4 paket kecil ganja, 1 buah alat hisap sabu, satu unit sepeda motor Honda Vario BP 3546 CB, satu unit Handphone merk Vivo, satu unit Handphone merk Samsung dan tas sandang warna hitam,” terang Nendra.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 111 ayat 2 Undang – Undang Narkotika nomor 35 tahun 2009.

“Tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup. Sekarang yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertangungjawabkan perbuatannya itu,” pungkas Nendra. (Yuli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here