Komisioner Bawaslu Bidang Penindakan, Bosan Hasibuan/BX/Foto: Fathur

BatamXinwen, Batam – Banyaknya keterlambatan distribusi logistik pemilihan umum (Pemilu) di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Batam membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batam angkat bicara.

Komisioner Bawaslu Bidang Penindakan, Bosan Hasibuan mengatakan, di Kecamatan Sagulung, logistik pemilu baru tiba pukul 11:00 WIB, Rabu (17/4). Kejadian serupa juga terjadi di beberapa TPS di Kecamatan Sekupang.

“Seperti di TPS 12, Tiban Palm, Sekupang, yang logistik pemilunya baru sampai pukul 11:00 WIB. Saya menjadi orang pertama yang mencoblos di sana” kata dia.

Lanjut Bosan, sesuai prosedur yang ada, proses pencoblosan itu dimulai pada pukul 07:00 WIB hingga pukul 13:00 WIB.

“Artinya ini sudah tidak sesuai dengan tahapan yang ada,” terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Bawaslu Batam akan memetakan TPS mana saja yang bermasalah dan dirapatkan bagaimana tindaklanjutnya. Menurutnya, kendala keterlambatan distribusi logistik pemilu ialah kelalaian dari pihak KPU Batam.

“Pertama, kami terus berkoordinasi dengan pihak KPU Batam dalam rapat-rapat yang telah dilakukan dan mereka mengatakan tidak ada masalah. Tetapi mendekati hari H, baru diketahui ada kekurangan surat suara, ada logistik yang belum masuk ke dalam kotak suara, dan ini yang baru kami ketahui,” ungkapnya.

Masih kata Bosan, permasalah itu pun sudah diketahui oleh pihak KPU Kepri, dan rapat koordinasi pada Selasa (16/4) kemarin pun sudah diambil alih.

“Tapi hal itu ingin kami perjelas terlebih dahulu. Karena tadi malam semua proses pemilu di Batam sudah diambil alih KPU Kepri, tapi hari ini mereka tidak ada di sini,” paparnya.

Ia menjabarkan, pertimbangan pengambil alihan ini didasari oleh ketidakprofesionalan KPU Batam dalam menjalankan tugasnya. Bosan juga menjelaskan bahwa, KPU Batam bisa saja dijerat dengan undang-undang pidana. Sebab KPU Batam dinilai tidak melaksanakan tahapan pemilu sebagaimana mestinya.

“Artinya dia (KPU Batam) sudah melanggar kode etik, bisa juga dipidana. Tergantung nanti hasil pemeriksaan,” tutupnya.(Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here