Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, Mengatakan Pendirian Check Point Sebenarnya Merupakan Agenda yang Tertunda Karena Lonjakan Kasus Covid-19 dalam Beberapa Bulan Terakhir/BX/Ist

Batamxinwen, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam meresmikan Check Point Pelaksanaan New Normal di Kawasan Percontohan Pariwisata Nongsa, Sabtu (21/11/2020). Check point ini digunakan untuk memeriksa kesehatan wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan pariwisata, serta memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diterapkan dengan baik.

Pendirian check point ini diharapkan membuat wisatawan makin merasa aman dan nyaman selama pelesiran di Batam, terutama di kawasan Nongsa.

“Kawasan Nongsa pada Juni lalu ditetapkan Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebagai Kawasan Percontohan Penerapan Protokol Kesehatan Pariwisata di Kota Batam. Peresmian Check Point ini, merupakan tindak lanjutnya,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, saat meresmikan Check Point Pelaksanaan New Normal di Kawasan Percontohan Pariwisata Nongsa, bertempat di Palm Spring Golf and Country Club, Sabtu (21/11/2020).

Ada dua lokasi check point yang disiapkan. Pertama, di Simpang Empat yang menghubungkan kawasan Turi Beach dan Teluk Mata Ikan. Kemudian, check point di depan Tering Bay Golf and Country Club.

Di tiap lokasi check point, ada 11 petugas gabungan yang disiapkan dan berjaga. Mulai dari tenaga kesehatan seperti dokter dan petugas dari Dinas Kesehatan Batam, petugas dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Di setiap check point, wisatawan akan diperiksa suhu tubuhnya. Jika ada yang suhu tubuhnya tinggi, atau membutuhkan perawatan lebih lanjut, juga bisa dirujuk ke rumah sakit. Adapun, rumah sakit yang ditunjuk jadi rujukan yakni RS Bhayangkara Polda Kepri.

“Kita bisa tracking, karena wisatawan terdata dan bisa dicek mulai dari suhu tubuhnya, lalu terkait penggunaan masker dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan pendirian check point sebenarnya merupakan agenda yang tertunda karena lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir. Meski begitu, Ardi optimistis hadirnya check point itu akan menambah kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke Batam.

“Ini adalah upaya kita agar kepercayaan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara dari negara tetangga atau dari mana saja, terus meningkat terhadap pariwisata Batam,” tuturnya.

Menurut Ardi, di kawasan pariwisata Nongsa, terdapat 17 tempat wisata yang bisa dipilih oleh wisatawan. Tak hanya itu, kawasan ini juga memiliki beberapa kelebihan karena punya pintu masuk yang banyak dan punya amenitas pariwisata yang cukup lengkap.

“Rencananya check point ini akan berdiri selama sebulan,” ujarnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here