Dua Hari Berturut-turut, IPTI Gelar Baksos di Empat Lokasi Batam

Batamxinwen, Batam – Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Kota Batam dan Kepulauan Riau melanjutkan baksos hari keduanya, dalam rangka menyambut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, di dua lokasi berbeda Kota Batam, Minggu (15/12).

Pertama, baksos dilaksanakan di Hotel ZIA Jalan. Laksamana Bintan, Batam, bersama Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI) Jemaat Sungai Yordan, dengan pembagian paket sembako Natalan sebanyak 200 paket.


Lokasi kedua tempat baksos IPTI digelar yaitu Gereja Pantekosta Kharismatuka di Indonesia, yang terletak di Perumahan Sumber Agung Blok H No.14 Sei Jodoh, Batam. IPTI membagikan 120 paket sembako Natalan di lokasi ini.

Menurut Ketua Panitia Baksos Irwan Tan, tema yang diusung dalam baksos Natal tahun ini adalah “Diberkati untuk Memberkati”, sehingga antusiasme anggota IPTI cukup tinggi, terbukti seluruh paket sumbangan yang tersalurkan merupakan hasil swadaya anggota IPTI sendiri.

“Kami dalam waktu kurang dari seminggu sudah mengumpulkan donasi yang dibutuhkan, paket-paket sembako dikemas anggota sendiri dalam satu hari, total paket 760 lebih,” ujar Irwan.

Menurutnya, baksos Natal ini diharapkan untuk meringankan beban umat Kristiani yang merayakan Hari Natal yang tinggal hitungan hari.

“Semoga paket sembako ini bermanfaat buat saudara-saudara yang akan Natalan,” tutur Irwan kepada Batamxinwen.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IPTI Kepri Hendra Asman menuturkan, dia mengapresiasi kerja sama tim yang apik dan jiwa sosial yang ditunjukkan pemuda-pemudi Tionghoa dalam perhelatan baksos tahun ini.

“Pemuda kita begitu luar biasa semangat sosialnya, hasil kerja sangat bagus, baik dari sisi pemilihan dan pengadaan paket sumbangan, survei lokasi, perencanaan kegiatan, dan seterusnya, begitu rapi. Saya sangat terharu melihat hasil kerjanya,” kata Anggota DPRD Kota Batam ini.

Asman juga berharap, dengan suksesnya baksos tahun ini, proses regenerasi kepengurusan IPTI Kepri yang selama ini dinahkodainya dapat terwujud dalam waktu dekat.

Selain itu, Ketua IPTI Batam Adrian juga menyatakan, kegiatan baksos IPTI merupakan agenda rutin untuk menyambut setiap hari raya keagamaan.

“Saat Idul Fitri, Natal, dan Imlek, IPTI selalu mengadakan baksos sebagai kepedulian kepada sesama umat beragama,” ujar pria yang juga menjabat Presiden Lions Club Batam ini.

Adrian menambahkan, “Ini sudah tahun ketiga kami baksos di GTDI Jemaat Sungai Yordan ini, nanti kami akan lanjut ke Gereja Pantekosta Kharismatuka di Indonesia.”

Di lain pihak, Gembala sekaligus Pendeta GTDI Pdt. Joel Ndruru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemuda-pemudi Tionghoa yang tergabung dalam organisasi IPTI, yang telah menyalurkan bantuan sembako kepada jemaat tersebut.

“Saya dan jemaat sangat berterima kasih kepada IPTI atas baksos kali ini, ini sangat membantu terutama buat dapur ibu-ibu,” sebutnya.

Kegiatan Baksos IPTI tersebut juga dihadiri Anggota DPD RI asal Kepri Haripinto Tanuwidjaja, Anggota DPRD Kepri Asmin Patros, Anggota DPRD Batam sekaligus Ketua IPTI Kepri Hendra Asman, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, IPTI telah menggelar kegiatan bakti sosial Natalan, berupa pembagian paket sembako dan paket sekolah di Pulau Kukung dan Pulau Todak, yang terletak di perairan Kota Batam, Sabtu (14/12) pagi.

Rombongan IPTI yang dipimpin salah Hendra Asman menumpangi perahu berangkat dari Pelabuhan Punggur menuju kedua pulau tersebut, dengan membawa sejumlah paket sumbangan yang didonasi anggota IPTI Kepri sendiri.

“150 paket sembako dan paket sekolah 90 paket,” kata Asman yang juga menjabat Anggota DPRD Kota Batam tersebut kepada batamxinwen.

Berdasarkan keterangan di lapangan, walaupun cuaca tidak mendukung karena hujan, para peserta tetap bersemangat mendistribusikan paket donasi ke dua pulau tersebut di atas serta berinteraksi dengan warga setempat.

Tampak sejumlah pemuda Tionghoa yang mengangkat paket bantuan dari perahu dan diserahkan ke warga setempat.

Kemudian mereka juga memberikan penyuluhan tentang cara hidup sehat kepada anak-anak setempat, yang diselingi bermain dan menari bersama. (Ependi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here