Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Fendi, yang tercebur di Pelabuhan Kawal. Foto : istimewa

Batamxinwen, Bintan – Rusdianto, pemuda berusia 21 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya Fendi (31), ABK KM Simpati jaya 1 di Pelabuhan Kawal.

Plt Kapolsek Gunung Kijang Iptu Ngatno mengatakan, penetapan tersangka dilakukan penyidik setelah dilakukan pemeriksaan tehadap pelaku dan saksi.

“Betul, Rusdianto kita tetapkan menjadi tersangka,” ujarnya, Kamis (3/10).

Berdasar pemeriksaan saksi, lanjut dia, korban tewas disebabkan perkelahian dengan tersangka.

“Disaat dia berkelahi, mengakibatkan (korban) terjatuh ke laut dan meninggal dunia. Pelaku sudah kita tahan,” ucapnya.

Rusdianto disangkakan dengan pasal 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Fendi (31), nelayan yang dikabarkan hilang terjatuh dari pompong usai adu mulut dengan rekan kerjanya, di Pelabuhan Kawal, Kabupaten Bintan, Minggu (29/9/2019), ditemukan tak bernyawa.

Jasad Fendi ditemukan mengapung di sekitar Pelabuhan Kawal, Bintan, sekitar pukul 10.10 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Tanjungpinang Mu’min Maulana melalui Kasi Operasi Basarnas Tanjungpinang Eko Supriyanto, mengatakan, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Informasi tersebut diterima dari Polsek Gunung Kijang, Bintan. Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 17.35 WIB.

“Kronologi kejadian, sekitar pukul 01.00 Wib, terjadi perkelahian antara ABK kapal sehingga korban terjatuh ke laut dan tidak muncul ke permukaan,” ujar Eko.

Dikatakan Eko, jasad korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah kapal nelayan yang sandar di Pelabuhan itu bergerak.

“Begitu kapal bergerak, jasad korban langsung mengapung. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit umum provinsi atau RSUP di Tanjungpinang,” pungkas Eko. (Yuli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here