Batamxinwen, Batam – Pukul tiga dini hari, Kamis (21/6), Ricky Pangabean, tiba- tiba terbangun dari tidurnya. Entah mengapa, saat itu pikirannya langsung tertuju pada sosok Joshua, abang iparnya.

“Begitu terbangun, wajah abang saya itu langsung terbayang-bayang,” kata Ricky pada Batamxinwen ditemui di lokasi kebakaran Gudang Air Blok A2 No. 3 Kawasan Industri Mega Cipta Batu Ampar.

Namun, Ricky sama sekali tidak paham tentang yang sedang dialaminya itu. Ia tidak pernah menyangka jika hal itu adalah firasat kepergian Joshua sekeluarga yang ditemukan tewas terbakar di dalam satu rumah itu.

Ricky mengaku, sebelum terbangun dan terbayang wajah Joshua, sejak malam, ia sudah gelisah. “Tapi saya nggak tahu kenapa. Saya coba bawa nonton tivi saja supaya bisa tidur,” katanya.

Paginya, saat hendak pergi belanja, Ricky pun didatangi oleh salah satu karyawan gudang air milik Joshua, yang mengabarkan duka mendalam. Joshua sekeluarga tewas.

Ditanya apakah mungkin saat ia terbangun dan terbayang wajah Joshua, saat itulah kebakaran mulai terjadi. Karena waktu diketahui kebakaran dengan Ricky terbangun, hanya selang dua jam. “Mungkin itu itu firasatnya,” ujar Ricky

Menurut Ricky, gudang air milik Joshua itu, sehari-harinya beraktifitas menyuplai air ke kapal dan ke kawasan industri yang butuh air. (dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here