Panglima Pasukan Adat Gagak Hitam, Arba Udin alias Udin Pelor/BX/Foto: Jkf

Batamxinwen, Batam – Panglima Pasukan Adat Gagak Hitam, Arba Udin alias Udin Pelor, minta BP Batam untuk menurunkan spanduk penolakan Wali Kota Batam Ex-Officio Kepala BP Batam karena dinilai provokatif.

“Kalimat dalam spanduk itu provokatif dan sudah menimbulkan polemik di kalangan masyarakat,” ujar Udin Pelor usai mengikuti rapat ormas tempatan di Gedung LAM, Jumat (10/5).

Udin juga mengatakan, Gagak Hitam sebagai ormas tempatan, akan melakukan aksi di depan Kantor BP Batam dan akan menambah spanduk berisi dukungan terhadap Wali Kota Batam jika BP Batam tidak mencopot spanduk penolakan ex-officio.

“Kami mendukung ex-officio karena sesuai wacana pak Rudi yang akan mengesahkan keberadaan Kampung Tua,” tegas Udin.

Terkait itu, Kasubdit Humas BP Batam, Muhammad Taufan mengatakan, spanduk penolakan ex-officio yang dipasang di lingkungan BP Batam merupakan aksi spontan pegawai BP Batam dalam menyampaikan aspirasinya.

“Yang jelas ini hanya aspirasi dari teman-teman, dan semoga sampai ke pusat. Jadi tak usah dibesarkan lah,” ujar Taufan.

Namun, lanjut Taufan, hingga kini pihaknya belum menerima permintaan untuk menurunkan spanduk secara lisan maupun tulisan dari ormas tertentu.

“Walau begitu, permintaan ormas yang meminta spanduk penolakan ex-officio untuk diturunkan akan kita kaji,” tutup Taufan. (Jkf/Rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here