Gelar Strong Point di Jam Sibuk, Personil Polsek Sekupang Berikan Teguran ke Pelanggar Lalulintas

Personel Polsek Sekupang sedang mengamankan pengendara yang tidak menggunakan kelengkapan berkendaraan.

Batamxinwen, Batam – Polsek Sekupang Polresta Barelang secara rutin setiap pagi melaksanakan kegiatan Strong Point pada titik-titik rawan kemacetan.

Kegiatan Strong Point ini sudah menjadi tugas rutin bagi personil Polsek Sekupang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan raya terutama di pagi hari.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan kegiatan Strong Point merupakan salah satu program prioritas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat pengguna jalan raya.

“Strong Point juga merupakan bentuk nyata hadirnya Polri (Polsek Sekupang) ditengah-tengah aktifitas masyarakat,” ujar Kapolsek Kompol Yudha, Senin (1/8/2022).

Kapolsek juga menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat Sekupang untuk selalu tertib berlalu lintas, lengkapi kendaraan dengan kelengkapan semestinya.

“Utamakan keselamatan diri dan orang lain saat berkendara dijalan,” himbaunya.

Lanjutnya, personil Polsek Sekupang melaksanakan kegiatan Strong Point pada pukul 07.00 Wib sampai dengan pukul 08.00 Wib. Dimana, pada jam tersebut volume kendaraan sangat padat baik keperluan bekerja, mengantar anak sekolah dan lain-lain.

Lalu, dalam kegiatan Strong Point sering didapati pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat pengguna kendaraan bermotor baik R2 maupun R4 dan dilakukan tindakan berupa teguran-teguran.

“Seperti halnya yang dilakukan oleh Aiptu BJ.Pardede saat melakukan Strong Point di dobrah depan Gor Raja Jakfar Tiban yang menghentikan pengendara R2 yang melakukan pelanggaran berupa kendaraan tidak dilengkapi sepion, tidak menggunakan Helm sehingga dilakukan tindakan berupa teguran agar tidak mengulangi lagi,” jelasnya.

Kemudian, di Simpang Taman Irene juga ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang sama dimana Aipda Boy menghentikan pengendara R2 yang tidak dilengkapi spion.

“Pengendaranya tidak menggunakan helm sehingga diberi teguran agar tidak mengulangi pelanggaran yang sama,” pungkasnya. (sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here