Amrullah (kanan), korlap aksi Gerakan Melayu melawan menyampaikan point tuntutan mereka usai aksi di Graha Kepri. Foto : Bintang/BX

Batamxinen, Batam – Sekelompok orang yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Melayu Melawan menggelar aksi di halaman Gedung Graha Kepri, Batam, Rabu (25/9) pagi.

Aksi ini merupakan pernyataan sikap mereka menolak penetapan Jumaga Nadeak sebagai Ketua DPRD Kepri periode 2019 – 2024.

“Kami rencanakan 1500 orang untuk turun dalam aksi ini. Dan yang datang hari ini sekitar 300 orang,” ucap Koordinator Aksi, Amirullah ditemui usai unjuk rasa.

Lanjut, point tuntutan lain dalam aksi ini juga dengan tegas meminta DPP PDIP agar menunjuk Ketua DPRD Kepri yang lain selain sosok Jumaga Nadeak.

Mereka tak terima jika pemimpin DPRD Kepri bukanlah orang asli melayu. Dan meminta elite partai politik pemenang pemilihan umum (Pemilu) agar mengedepankan pepatah “Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung”.

Selanjutnya, tuntutannya juga meminta kepada Plt Gubernur Kepri, Isdianto untuk melakukan pergantian terhadap Hamidi selaku Sekretaris Dewan (Sekwan), karena menurut mereka tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya.

“Sekwan harus diganti, karena tidak profesional mengakibatkan Tokoh Pejuang Badan Pembentukan Provinsi Kepri (BP3KR) Dato Huzrin Hood tidak dapat tempat semestinya dalam acara pelantikan DPRD Kepri 2019 -2024,” tandasnya.

Dia tegaskan juga apabila tuntutan yang mereka ajukan ini tidak dikabulkan, maka mereka akan melakukan aksi lanjutan dalam beberapa hari kedepan. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here