Gubernur Ansar Ahmad Serahkan Hibah Rp 33,8 Miliar untuk Masjid dan Mushola di Batam

Gubernur Ansar Ahmad bersama Anggota DPRD Kepri berpose bersama penerima dana hibah masjid dan musola

Batamxinwen, Batam – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan  bantuan kepada pengurus masjid dan musola di Batam . Acara  berlangsung di Masjid Bukit Indah Sukajadi. Pemberian bantuan di lakukan  untuk 116 masjid dan yayasan. Di mana, sebelumnya juga telah diserahkan bantuan yang sama di SMKN 1 Batuaji  untuk 119 masjid dan yayasan.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan untuk masjid dan yayasan yang ada di Kota Batam bersama dengan Anggota DPRD Kepri seperti, Wahyu Wahyudin,  Raden Hari, Asmin Patros, Taba Iskandar dan lainnya . Bantuan dari anggaran tahun 2022 ini diserahkan secara simbolis di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Jumat (4/3/2022).

“Untuk Batam ada sekitar Rp 30 miliar yang akan disalurkan tahun ini dan akan kita realisasikan di awal tahun. Hal ini, merujuk dari perintah Presiden RI, alokasi bantuan harus diserahkan lebih awal agar penggunaan anggaran bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Ansar.

Lanjut Gubernur Ansar, untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha UMKM khususnya di Batam, Pemprov Kepri akan mengucurkan bantuan melalui mitra Bank Riau Kepri. Adapun fasilitas yang diberikan kepada pelaku usaha UMKM ialah pinjaman modal usaha dengan fasilitas bunga nol persen.

“Untuk bantuan modal usaha ini sekiatar Rp 40 miliar. Bantuan tersebut bunga kredit disubsidi Pemprov Kepri, pelaku UMKM silahkan meregistrasi dan menanyakan persyaratannya di Bank Riau Kepri,” jelasnya.

Tidak hanya bantuan untuk masjid dan yayasan yang dikucurkan Pemprov Kepri diawal tahun ini, bantuan di dunia pendidikan juga diprioritaskan, sebanyak Rp 19,5 miliar yang akan disalurkan untuk SMA, SMK dan SLB di Kota Batam. Bantuan tersebut untuk pembayaran SPP bagi siswa kurang mampu di tingkat SMA, SMK dan SLB.

“Dianggarkan sebanyak Rp 15 miliar, untuk tingkat SLTA, sedangkan beasiswa untuk mahasiswa sebanyak Rp 4,5 miliar. Jadi total bantuan untuk siswa SLTA dan mahasiswa adalah Rp 19,5 miliar,” katanya.

Dikatakannya, berlakunya bantuan untuk SPP setingkat SMA dan SMK ini seharusnya efektif terhitung dari Januari 2022 atau berlaku mundur. Hal itu disebabkan anggaran 2022 itu terhitung dari Januari hingga Desember.

“Sekali lagi kita tekankan, syarat utama yang sudah memenuhi kriteria penerima bantuan itu sangat perlu, ini untuk menjamin yang menerima bantuan tepat sasaran,” tegas Ansar.

Kemudian, Pemprov Kepri juga menyalurkan bantuan energi listrik di beberapa pulau (hinterland) Batam. Saat ini sudah lebih dari 5 ribu kepala keluarga di daerah hinterland yang sudah tersalurkan listrik.

“Kita juga sudah menjalin mitra dengan PLN, agar penduduk yang berada di kawasan pulau-pulau bisa menikmati listrik. Kita targetkan secepatnya seluruh pulau sekitar Batam sudah mendapatkan penerangan listrik,” pungkas Gubernur Ansar. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini