Gubernur Kepri Positif Covid-19, 12 Orang Terpapar Corona

gubernur kepri
Isdianto Dilantik Jadi Gubernur Kepri Oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Batamxinwen, Tanjungpinang – Sebanyak 12 orang positif Covid-19 dari cluster Pemprov Kepri, yakni rangkaian pelantikan Gubernur Kepri Isdianto.

Gubernur Kepri Isdianto positif Covid-19 setelah mengikuti pelantikan di Istana Negara.

Namun belum diketahui secara pasti dimana Isdianto terpapar.

Saat akan menjalani pelantikan, dirinya sempat rapid test dengan hasil non reaktif.

Kemungkinan, Isdianto terkena saat sesi foto di sebuah hotel.

Secara keseluruhan terdapat 37 kasus baru Covid-19 di Tanjungpinang.

Bagikan Hewan Kurban, Cawagub Suryani Ajak Warga Doakan Kesehatan Gubernur Kepri

Penambahan 37 kasus baru itu termasuk dari cluster Bhayangkara dan Pemprov Kepri.

Penambahan tersebut dengan kode kasus nomor 35 sampai dengan nomor 71 sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR yang baru diterima dari BTKL PP Batam.

“Hasil ini merupakan upaya lanjutan kegiatan tracing kontak erat kasus konfirmasi nomor 33 dan upaya penjaringan kasus baru melalui pemeriksaan cepat kepada seluruh warga yang
berisiko terhadap paparan Covid-19,” ujar Plt. Walikota Rahma, Minggu (02/07/2020).

Berikut riawat pasien

1. Terdapat penambahan 2 (dua) kasus konfirmasi pada klaster Brigjen Katamso sebanyak yaitu nomor 35 atas nama Ny.NL (38 tahun) yang merupakan pegawai di lapangan badminton Mahakam tempat kasus nomor 31 dan 33 latihan badminton, serta kasus konfirmasi no.36, anak RS usia 11 tahun yang merupakan keponakan dari kasus nomor 33 yang tinggal satu rumah.

2. Kasus nomor 37 Tn. EY usia 30 tahun yang merupakan anggota TNI yang sedang bertugas dari Malang ke Tanjungpinang, skrining rapid tes reaktif dan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR dengan hasil positif COVID-19.

3. Kasus konfirmasi nomor 38, Ny. RA usia 32 tahun, guru SD honorer, beralamat di Tanjung Unggat tidak ada riwayat bepergian, namun karena mempunyai keluhan demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak sehinga pasien berobat dan dirawat di RSUD tanjungpinang, rapid tes reaktif, dilanjutkan dengan swab yang hasilnya dinyatakan positif COVID-19 pada pemeriksaan PCR.

4. Terdapat penambahan 19 kasus konfirmasi COVID-19 yang merupakan lanjutan dari klaster
Bhayangkara di Batam yaitu kasus no.39 (Tn. UP, 25 tahun), kasus nomor 40 (Tn. AY, 36 tahun),
kasus no.41 (Tn. AW, 23 tahun), kasus konfirmasi no. 42 (Tn. AA, 37 tahun), kasus konfirmasi nomor 43 (Tn.SS, 38 tahun), kasus konfirmasi nomor 44 (Tn.MC, 40 tahun), kasus konfirmasi nomor 45 (Tn.RR, 33 tahun), kasus konfirmasi nomor 46 (Tn. Jw, 57 tahun), kasus konfirmasi nomor 47 (Tn.MA, 28 tahun), kasus konfirmasi nomor 48 (Tn. Ja, 34 tahun), kasus konfirmasi nomor 49 (Tn. MY, 24 tahun), kasus konfirmasi nomor 50 (Nn. NF, 23 tahun), kasus konfirmasi nomor 51 (Tn. LS, 46 tahun), kasus nomor 52 (Tn. RS, 35 tahun), kasus konfirmasi nomor 53 (Ny.MA, 24 tahun), kasus konfirmasi nomor 54 (Tn. RB, 35 tahun), kasus konfirmasi nomor 55 (Tn.Su, 41 tahun), kasus konfirmasi nomor 56 (Tn. GP, 25 tahun), kasus konfirmasi nomor 57 (Tn, So, 43 tahun).

5. Adapun kasus konfirmasi COVID-19 klaster Pemerintah Provinsi Kepri berjumlah 12 orang yang merupakan rangkain dari acara pelantikan Gubernur Kepri Isdianto yang berlangsung 1 minggu terakhir. Adapun urutan nomor kasus konfirmasinya adalah sebagai berikut : nomor 58 (Tn. Sy, 43 tahun, nomor 59 (Tn.HU, 23 tahun), nomor 60 (Ny.RR, 25 tahun), nomor 61 (Tn. DP, 27 tahun), nomor 62 (Ny. WH, 39 tahun), nomor 63 (Tn.HA, 49 tahun), nomor 64 (Tn.AA, 40 tahun), nomor 65 (Tn.BH, 54 tahun), nomor 66 (Ny. FA, 36 tahun), nomor 67 (Tn.SM, 65 tahun), nomor 68 (Tn.As, 32 tahun) dan nomor 69 (Tn. Is,59 tahun).

6. Adapun kasus konfirmasi COVID-19 nomor 70 adalah seorang perempuan Ny.Mu, usia 57 tahun, seorang Ibu rumahtangga, pada pertengahan bulan Juli 2020 ini sempat dirawat di RSAL untuk melakukan transfusi darah yang sering dilakukannya, namun pada tanggal 24 Juli 2020 pasien ini pingsan dan sesak nafas, dilakukan rapid tes reaktif dan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab hidung tenggorokan hasil PCR positif pada tanggal 1 Agustus 2020, pasien beralamat di Jln Pramuka kelurahan Tanjung Ayun Sakti.

7. Kasus konfirmasi COVID-19 nomor 71 adalah seorang laki-laki usia 19 tahun , Tn.BS, yang tinggal di Jl.Pramuka, yang bekerja pada sebuah yayasan, yang pada minggu kedua bulan Juli melakukan perjalanan untuk keperluan tugas ke Pekanbaru selama tiga (3) hari. Pasien mengikuti skrining rapid tes pada tanggal 26 Juli 2020 dengan hasil reaktif, keesokan harinya dilakukan swab dua hari berturut-turut, dan hasil PCR dinyatakan positif pada hari ini tanggal 1 Agustus 2020.

Dinas Kesehatan Pengandalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang bersama-sama Tim Gerak Cepat Covid-19, Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi KEPRI, dan seluruh stakeholder terkait telah melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat secara massif dan terkoordinir berdasarkan kaidah-kaidah penanggulangan wabah yang telah di tetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Dalam hal ini pengendalian Covid-19 telah  dilaksanakan melalui upaya tracing penderita baik itu dari kontak primer maupun kontak sekunder dari terkonfirmasi, yang dilanjutkan dengan swab pada kasus kontak erat dengan kasus-kasus konfirmasi.

“Kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, tempat ibadah, pasar, swalayan, perkantoran dan seluruh tempat-tempat yang membuat adanya penumpukan massa agar senantiasa melaksanakan upaya-upaya pencegahan penularan COVID-19 melalui selalu memakai masker bila keluar rumah, menjaga jarak (tidak  ada kontak fisik, tidak bersalaman, jarak minimal 1 meter) dan sesering mungkin mencuci tangan  dengan sabun. Masyarakat adalah lini terdepan dalam pencegahan penularan COVID-19,” himbau Rahma.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here