PDB (baju tahanan), pelaku pencabulan terhadap muridnya, foto : Yuli/BX

BatamXinwen, Tanjungpinang – PBD (25), guru salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tanjungpinang ini, terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian. Pasalnya, guru berbadan gempal ini dilaporkan salah satu orang tua muridnya karena aksi pencabulan.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie menuturkan, perbuatan cabul tersebut dilakukan oknum guru itu sejak bulan Mei tahun 2018 lalu. Peristiwa itu berawal ketika korban membuat status di akun Facebook sampai pihaknya menerima laporan Polisi.

“Korban didampingi orang tuanya melaporkan kejadian tersebut. Kemudian kami lakukan penyelidikan dan menemukan dua alat bukti, pelaku pun langsung kami tangkap dirumahnya,” kata Alie saat ekspose di Mapolres Tanjungpinang, Senin (12/8/2019).

Dalam melakukan pencabulan tersebut, kata Alie, pelaku mengancam korban akan memberikan nilai jelek jika keinginannya itu tidak dituruti.

“Ini pencabulan sesama jenis, pelaku ini juga merekam aksi bejatnya itu dan disimpan dalam Leptop. Korban tidak bisa menolak karena diancam akan diberikan nilai jelek,” kata Alie.

Dijelaskan Alie, akibat perbuatannya itu pelaku dijerat dengan pasal 289 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

“Pelaku ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” pungkas Alie. (Yuli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here