Komandan Guskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.M bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Batam, I Ismoyo memimpikan n operasi pengawasan orang asing yang keluar maupun yang masuk ke Batam dan Kepri, Kamis, 7 Januari 2021. Foto: arsip Guskamla Koarmada I

Batamxinwen, Batam – Menindaklanjuti keputusan pemerintah yang melarang Warga Negara Asing (WNA) masuk ke wilayah RI dari semua jalur untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Komandan Guskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.M bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Batam, I Ismoyo memimpin operasi pengawasan orang asing yang keluar maupun yang masuk ke Batam dan Kepri, Kamis, 7 Januari 2021.

Menurut Laksmana TNI Yayan Sofian, selama tahun 2020, lalu lintas keluar dan masuk WNA melalui jalur laut di sejumlah pelabuhan di Batam maupun di Kepri, tercatat sebanyak 41.576 orang.

“Guskamla Koarmada I juga melaksanakan sejumlah operasi keamanan dan penegakkan hukum di laut,” kata Yayan.

Dijelaskannya, operasi pengamanan dan penegakkan hukum di laut itu antara lain, Operasi Benteng Samudera, Malaka Samudera, Pamtas RI-Singapura, Pamtas RI-Thailand, Patkor Indindo, Patkor Malindo, dan Operasi Patkor Optima. Dari operasi-operasi yang digelar tersebut, Guskamla Koarmada I telah melakukan pemeriksaan terhadap 6.161 kapal melintas di Selat Malaka dan Selat Singapura selama tahun 2020.

Sementara hasil pengamatan Puskodal Guskamla Koarmada I di Selat Malaka dan Selat Singapura, tercatat sebanyak 62.639 kapal non militer yang melintas. Jumlah itu terdiri dari 26.369 kapal tanker, 23.362 kapal cargo, 5.000 kapal Pessenger, dan 7.908 kapal Tug/Towing. Sedangkan jumlah kapal perang dari berbagai negara yang melintas sebanyak 363 kapal.

“Sinergitas dengan sejumlah aparat terkait dalam rangka penegakkan hukum dilaut tersebut merupakan instruksi dari Pangkoarmada I dan Kasal agar selalu membangun sinergitas dengan instansi terkait dalam menciptakan kondisi keaman laut yang aman dan terkendali,” ujar Yayan. (*/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here