Hadapi China, India Tempatkan Rudal Pertahanan Udara di Ladakh

Batamxinwen, Jakarta – India tengah menyiapkan dan menempatkan rudal sistem pertahanan udara di Ladakh setelah ada kejadian antara pasukan India dan China dalam perkelahian yang mematikan beberapa waktu lalu.

Menyaksikan Cina meningkatkan aktivitas pesawat tempur dan helikopter di sepanjang Line of Actual Control atau LAC dalam beberapa waktu ini, sehinga India mengambil keputusan juga mempersiapkan diri dalam penempatan rudal dengan kemampuan meluncur dari permukaan laut ke udara.

Garis demarkasi atau LAC sudah menjadi lahan sengketa kedua negara lebih dari setengah abad lamanya.

“Sistem pertahanan udara Angkatan Darat India dan Angkatan Udara India telah dikerahkan ke sektor itu untuk mencegah kesalahan jet tempur Angkatan Udara Cina atau helikopter Tentara Pembebasan Rakyat di sana,” kata kantor berita India, ANI dan dikutip Busines Today, 27 Juni 2020.

Selain itu, ANI menjelaskan India segera mendapatkan sistem pertahanan udara dari negara sahabat untuk ditempatkan di wilayah ini.

Tidak disebutkan nama negara itu, namun beberapa hari setelah perkelahian antara pasukan India dan Cina pecah, India meminta Rusia mempercepat pengiriman rudal tercanggih, S-400 dan sejumlah jet tempur yang pengirimannya dijadwalkan tahun 2021.

Beberapa helikopter Cina telah terlihat di beberapa titik perbatasan LAC termasuk di Lembah Galwan di Ladakh yang pekan lalu diklaim Cina sebagai wilayahnya.

Perkelahian brutal antara pasukan India dan pasukan Cina di Lembah Galwan pada 15 Juni lalu menewaskan 20 tentara India dan lebih dari 50 orang terluka. Sementara dari pihak Cina tidak ada penjelasan resmi. Namun pihak India memperkirakan 35 hingga 45 tentara Cina tewas.

Sumber: Tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here