Caption: Ilustrasi logo PDIP. (Adhi Wicaksono)

Batamxinwen, Batam – Tiga lembaga survei yang menggelar hitung cepat atau quick count hingga Kamis (18/4) pukul 07.00 WIB menyebutkan PDI-Perjuangan menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2019 dengan perolehan suara pada kisaran 20 persen.

Lembaga-lembaga itu adalah Litbang Kompas, Indo Barometer, dan LSI Denny JA.

Quick count Litbang Kompas, dengan jumlah suara yang masuk mencapai 87 persen, menyatakan bahwa PDIP meraih 20,22 persen, disusul oleh Partai Gerindra (12,82 persen), Partai Golkar (11,71 persen), PKB (9,39 persen).

Di peringkat kelima ada PKS (8,56 persen), disusul oleh Partai NasDem (8,13 persen), Partai Demokrat (8,03 persen), berikutnya PAN (6,57 persen), dan PPP (4,65 persen).

Hasil quick count Indo Barometer, dengan jumlah suara yang masuk mencapai 91,58 persen, memperlihatkan urutan peringkat parpol yang agak berbeda. Di posisi teratas, PDIP mendapat 19,49 persen. Selanjutnya, Partai Gerindra (13,37 persen), Partai Golkar (11,64 persen), PKS (9,66 persen).

Di peringkat selanjutnya ada PKB (8,97 persen), Partai NasDem (7,84 persen), Partai Demokrat (7,63 persen), PAN (6,83 persen), dan PPP (4,40 persen).

Sementara, hasil quick count LSI Denny JA, dengan total suara yang masuk mencapai 98,60 persen, menunjukkan PDIP meraih 19,82 persen, Partai Gerindra (12,49 persen), Partai Golkar (12,21 persen), PKB (9,77 persen).

Berikutnya ada Partai NasDem (8,53 persen), PKS (8,04 persen), Partai Demokrat (6,81 persen), PAN (6,17 persen), dan PPP (4,34 persen).

Tiga lembaga survei ini juga kompak menyebutkan tujuh parpol yang tak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary treshold sebesar 4 persen suara nasional. Artinya, mereka tak bisa meloloskan caleg-calegnya ke DPR RI.

Tujuh parpol itu adalah Perindo, Partai Berkarya, PSI, Partai Hanura, Partai Garuda, PBB, dan PKPI. Dari hasil quick count pagi ini, tujuh partai ini meraih suara di bawah 3 persen.

Rakyat Indonesia menggunakan hak suara padanya Pemilu 2019, Rabu (17/4). Salah satu cara paling cepat untuk mengetahui hasil Pemilu 2019 ini adalah melalui quick count atau hitung cepat.

Namun hasil hitung cepat berasal dari survei dan bukan hasil perhitungan resmi. Jumlah suara resmi tetap menunggu perhitungan suara manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

(Sumber:CNN Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here